0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pelajar Solo Deklarasi Anti Narkoba

Solo – Sejumlah pelajar SMA dan SMK di Kota Solo mengikuti penyuluhan pencegahan peredaran dan penggunaan minuman keras (Miras) dan Narkoba, Kamis (22/5). Bertempat di Balai Tawangarum, Balaikota Solo, kegiatan ini bertujuan untuk membekali pelajar tentang bahaya dan modus operandi peredaran Narkoba di masyarakat.“Kami dari BNN (Badan Narkotika Nasional) bekerjasama dengan Bagian Hukum dan HAM Setda Solo ingin supaya anak-anak kita ini tidak masuk dalam perangkap narkoba,” ungkap Motivator Nasional BNN, Agus Wijanarko.

Agus mengungkapkan, dalam penyuluhan tersebut, remaja lebih rentan untuk menjadi pengguna dan pengedar Narkoba. Hal ini dikarenakan sifat-sifat remaja yang selalu ingin tahu, dan mencari tahu. Selain itu modus operandi
persebaran Narkoba di Indonesia yang mulai menggunakan jejaring sosial, sangat rentan terhadap remaja yang juga aktif dalam menggunakan media jejaring sosial.

“Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan informasi yang tepat kepada para pelajar kita tentang bahaya Narkoba dan modus operandinya. Di jejaring sosial bahkan ada informasi yang menyesatkan misalnya tentang ganja yang tidak berbahaya, atau ajakan untuk melegalkan ganja, dengan informasi yang salah seperti ini tentu anak-anak kita harus diluruskan,” lanjut dia.

Selain itu Agus mengungkapkan pihak BNN juga mewaspadai bahwa modus operandi baru, seperti Brownies Ganja yang menjadikan remaja sebagai sasarannya. Penyuluhan ini selain dilakukan kepada pelajar, juga akan dilakukan kepada ibu PKK di wilayah Kota Solo.

Dalam penyuluhan ini peserta juga diajak untuk mendeklarasikan diri sebagai duta anti Narkoba.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge