0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot: Dana Pilkada Solo Bisa Dicairkan

Kantor KPU Solo (Dok.Timlo.net/Daryono)

Solo — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menunggu hasil konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan terkait pencairan anggaran Pilkada. Hal ini lantaran adanya perbedaan persepsi tentang mekanisme penyaluran anggaran Pilkada antara Pemkot dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Meski terdapat beda persepsi, Pemkot menyatakan KPU bisa mencairkan anggaran Pilkada sebesar Rp 7 miliar yang sudah ada. Dengan demikian, KPU semestinya tidak perlu menghentikan tahapan Pilkada.

“Anggarannya kan sudah siap. Sudah masuk dalam DIPA (Daftar Isian Penggunaan Anggaran) dan Perda APBD 2015. Jadi bisa dicairkan, namun tetap menggunakan mekanisme dari Menteri Dalam Negeri,” kata Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Solo, Budi Yulistianto kepada wartawan, Kamis (21/5).

Budi mengakui ada perbedaan persespi antara Pemkot dan KPU terkait mekanisme pencairan anggaran Pilkada. Pemkot menggunakan mekanisme seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 39 Tahun 2012 tentang Perubahan Atas Permendagri 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari APBD. Dalam peraturan itu, anggaran Pilkada bisa dicairkan dua kali. Tahap pertama di APBD murni dan tahap kedua di APBD perubahan dengan dua kali Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

Sementara KPU mengacu pada aturan baru yakni Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 191 / PMK.05/ 2011 tentang Mekanisme Pengelolaan Hibah. Menurut KPU, Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) harus sudah memuat nominal angka kebutuhan anggaran Pilkada secara total dan NPHD cukup sekali.

“Kami memang belum bersepakat soal dua aturan itu. Dua hari ini, staf saya sedang berkonsultasi ke Kemendagri dan Kemenkeu. Jadi, saya belum ada laporan hasilnya seperti apa. Kami tentu tak ingin sampai melanggar aturan,” terangnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge