0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Selama Bertugas, Prajurit TNI Wajib Komunikasi dengan Keluarga

Danrem 074/Warastratama Surakarta, Kolonel Inf Bakti Agus Fadjari memberi pengarahan personel Batalyon Infanteri (Yonif) 408/Suhbrastha Sragen, Rabu (20/5) (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen —  Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Surakarta, Kolonel Inf Bakti Agus Fadjari menyerukan, seluruh personel Batalyon Infanteri (Yonif) 408/Suhbrastha Sragen wajib menjaga komunikasi dengan keluarga dalam operasi Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Maluku dan Maluku Utara.

”Jika sudah berada di medan tugas ditekankan anggota jangan sampai malas berkomunikasi dengan anak istri dan orang tua. Prajurit juga jangan sering ijin keluar kalau tidak ada hal penting,” kata Danrem Kolonel Inf Bakti Agus Fadjari saat berkunjungan di Mako Yonif 408/Suhbrastha Sragen, Rabu (20/5).

Dia menjelaskan, meski tidak berperang senjata, tetapi prajurit diharapkan tetap waspada dan mencermati hal-hal yang mencurigakan. Selain itu, selama bertugas di Maluku dan Maluku Utara, prajurit wajib berpenampilan prima.

Kolonel Bakti Agus Fadjari melarang keras pasukannya berbuat maksiat termasuk minum-minuman keras. “Keselamatan, keberhasilan adalah tergantung dari kalian sendiri dalam melaksanakan tugas. Harus berfikir jernih dan membebaskan fikiran dari hal-hal buruk,” tegasnya.

Komandan Yonif (Danyon) 408/Suhbrastha, Mayor (Inf) Andy Bagus Diyan Arika menguraikan, jumlah prajurit yang akan dikirim ke Maluku dan Maluku Utara sebanyak 500 personel. Mereka bakal bertugas menciptakan suasana damai, mencegah konflik massa, mengantisipasi masalah SARA dan konflik sosial.

”Mengenai jadwal pemberangkatan, masih menunggu petunjuk dari Mabes TNI,” paparnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge