0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bima Arya Tak Percaya Survei Poltracking Indonesia

dok.merdeka.com
Bima Arya Sugiarto (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Hasil survei Poltracking Indonesia yang menyebutkan DPR menempati urutan teratas lembaga paling tidak memuaskan mendapat kritikan. Wakil Ketua Umum DPP PAN, Bima Arya Sugiarto mengkritik hasil survey Poltracking yang menilai masyarakat belum bisa menerapkan sistem demokrasi. Menurut Walikota Bogor itu, hasil survey Poltracking ini bukan hal yang baru.

“Jangan mengira masyarakat kita paham apa itu demokrasi. Siap atau tidak kita berdemokrasi, jangan-jangan mengartikan demokrasi dalam arti sempit,” kata Bima Arya Sugiarto, Senin (18/5).

Menurut dia, membutuhkan lembaga untuk menampung aspirasi masyarakat, sehingga aspirasi masyarakat bisa diterima untuk dilaksanakan. Disisi lain hasil survey ini tergolong tak menarik, sebab tak jauh beda dengan suvey lembaga lain pada umumnya.

“Tidak semua siap untuk berdemokrasi termasuk anggota dewan, termasuk banyak sekali dari kita yang memahami demokrasi dalam aspek yang sangat sempit,” tegasnya.

“Publik sudah sangat mengapresiasi demokrasi sebagai nilai. Ini bukan hal yang baru, sebagian besar survei begitu,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, ada kemajemukan persepsi masyarakat mengenai demokrasi. Hal itu dirasakannya selama menjabat wali kota Bogor.

“Pengalaman 13 bulan sebagai wali kota berhadapan dengan, DPRD, Ormas, Media, mahasiswa. Menurut saya tidak semua dari kita punya persepsi yang sama,” tutupnya.

[rep]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge