0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hormon Cinta Ternyata Memiliki Efek Serupa Alkohol

Ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net—Cinta itu benar-benar bisa membuat kita mabuk. Penelitian menunjukkan sebuah hormon cinta yang diproduksi ibu baru, pasangan kekasih dan bahkan pemilik anjing yang gemar memanjakan peliharaannya. Hormon ini memiliki efek yang sama dengan alkohol.

Oksitosin, dikenal juga sebagai hormon cinta, menghasilkan rasa percaya dan kemurahan hati. Tapi seperti halnya saat orang minum satu atau dua gelas alkohol, hormon ini bisa menimbulkan sikap agresif.

Kesamaan antara oksitosin dan alkohol ini sangat menyolok, kata para peneliti Inggris. Hormon ini diproduksi oleh para wanita saat mereka melahirkan untuk menolong membentuk ikatan dengan bayi.

Hormon ini juga diproduksi selama pasangan berhubungan intim. Tindakan yang mengekpresikan cinta lainnya mulai dari memeluk boneka teddy bear hingga mengusap kepala anjing peliharaan, bisa memicu produksi hormon ini. Tapi hormon cinta juga memiliki sisi gelap, di mana para psikopat memiliki hormon ini sepuluh kali lebih banyak dibandingkan jumlah yang dimiliki manusia normal.

Para peneliti dari Birmingham University menguji ulang beberapa penelitian sebelumnya dan menemukan seperti halnya saat orang minum segelas atau dua gelas anggur, hormon oksitosin membuat orang lebih murah hati, lebih empatik dan percaya.

Oksitosin juga membuat kita lebih rileks, dan menurunkan rasa takut. Hal ini membuat kita bersedia mengambil resiko lebih. Tapi hormon ini juga memicu agresi, arogansi dan rasa cemburu.

Menulis di jurnal Neuroscience and Behavioural Reviews, peneliti Dr. Ian Mitchell berkata oksitosin memberikan kita keberanian untuk menjalani kencan pertama, wawancara kerja atau situasi menakutkan lainnya. Walaupun kita bisa membeli semprotan berisi hormon ini, dia menyarankan kita bergantung dengan hormon yang diproduksi tubuh secara alami.

“Jika Anda gelisah karena akan menghadapi sebuah wawancara kerja, memeluk pasangan Anda bisa menolong,” katanya.

Yang terlihat aneh adalah zat yang memunculkan rasa percaya juga bisa memicu rasa marah. Dr. Mitchell berkata bahwa hal ini masuk akal. Dia percaya para ibu baru diprogram untuk menjadi agresif saat oksitosin mengalir dalam tubuh mereka. Adanya hormon ini akan menolong mereka memiliki keberanian untuk melindungi bayi mereka dari bahaya.

Berbagai efek hormon cinta ini berarti para peneliti di dunia sedang menyelidiki kemungkinan memakai oksitosin untuk perawatan berbagai gangguan misalnya anoreksia dan autisme. Peneliti dari Birmingham University, Dr. Steven Gillespie berkata:” Saya tidak berpikir kita akan melihat masa di mana oksitosin digunakan sebagai pengganti alkohol. Tapi zat kimia ini menakjubkan dan mungkin digunakan untuk perawatan psikologis dan psikiatris.”

Sumber: Daily Mail.

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge