0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lapas Denpasar Salah Bebaskan Napi

dok.merdeka.com
Penjara (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Denpasar salah membebaskan salah seorang narapidana mereka. Pihak lapas jadi teledor membebaskan orang yang salah hanya karena kedua napi punya nama yang sama.

Sedianya, pihak Lapas harusnya membebaskan napi berinisial CA karena sudah menjalani seluruh masa tahanan di penjara. Namun sayang, CA yang dimaksud bukan orang yang harusnya bebas tapi malah napi kasus narkoba yang harusnya masih ditahan.

Kalapas Kelas II A Denpasar Sudjonggo mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polresta Denpasar untuk dimintai bantuan melakukan pencarian.

“Kami sedang berupaya mencari warga binaan yang dibebaskan ini,” ujar Sujonggo, Rabu (20/5).

Dia menjelaskan, narapidana yang sedang dicari itu kebetulan memiliki kesamaan identitas dengan seorang narapidana yang memang sudah menghabiskan masa penahanan di Lapas.

“Inisialnya sama-sama CA dan kasusnya pun sama yakni narkoba. Nah, kalau CA yang memang sudah waktunya bebas ini sebelumnya divonis 7 bulan,” ujar Sujonggo.

Lucunya lagi, petugas Lapas justru pertama kali mengeluarkan narapidana yang divonis 9 tahun tersebut, pada Selasa (19/5) kemarin.

“Yang seharusnya bebas malah belakangan. Ya, kira-kira selang waktunya sekitar satu jam,” ungkapnya.

Apa yang menjadi faktor penyebab? Sudjonggo yang ditanya demikian belum berani memastikan, apakah memang karena keteledoran anggotanya atau ada unsur lain.

“Yang pasti secara administratif sudah benar. Kami sedang memintai keterangan anggota yang saat itu bertugas mengeluarkan narapidana dari sel,” tutup Sudjonggo.

Informasi yang bereda dilingkup kepolisian, bahwa kasus ini sebenarnya karena persoalan kesamaan nama. Sebenarnya yang harus dibebaskan adalah kasus pencurian dan sudah selesai masa penahanannya selama 7 bulan.

“Ah itu salah nama saja, kebetulan sama nama. Kebetulan yang dibebaskan juga nama yang sama,” singkat sumber di Polresta Denpasar.

[rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge