0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hafiz Quran Indonesia Jadi Imam Tarawih di Malaysia

dok.merdeka.com
ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Dua santri asal Banda Aceh diundang ke Masjid Taman Mega Ampang, Kuala Lumpur, Malaysia sebulan penuh untuk menjadi imam salat tarawih. Mereka adalah Mahdalil Ikram yang sudah mampu menghafal 8,5 juz Alquran dan T Akbar Ramadhan yang kini mampu menghafal kalam Ilahi sebanyak 10,5 juz.

Mereka ini masih berusia 15 tahun. Bahkan Akbar juga tercatat sebagai salah satu peserta kafilah MTQ Banda Aceh ke ajang provinsi nanti.

Kabid Pengembangan Syariah dan Dayah Dinas Syariat Islam (DSI) Banda Aceh, Wirzaini Usman menjelaskan, selama ini keduanya berada di Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas, Ajun, Kabupaten Aceh Besar. Di pesantren itu kedua santri ini dididik menjadi hafiz Quran bersama 16 santri lainnya.

Wirzaini mengatakan, informasi diundangnya 2 santri ini menjadi imam salat tarawih ke Malaysia disampaikan langsung oleh Ustaz Zulfikar, selaku pimpinan Ma’had Daarut Tahfiz Al-Ikhlas, saat pihaknya bersilaturahmi ke Malaysia, Senin (18/5).

“Segala kebutuhan mereka selama di Malaysia akan ditanggung oleh pihak pengundang,” katanya, Rabu (20/5) di Banda Aceh.

Untuk memastikan kemampuan dua santri ini, pihak DSI Banda Aceh berkesempatan untuk menguji kemampuan hafalan Quran santri-santri di sana dan mendapatkan hasil yang memuaskan.

Sebelumnya, Pemkot Banda Aceh telah mengirim 18 santri untuk dididik menjadi hafizh di pesantren tersebut dalam dua tahap. Tahap pertama sebanyak 9 orang pada tahun ajaran 2013/2014 dan tahap kedua 2014/2015 sebanyak 9 orang.

“Target kita, setelah enam tahun menimba ilmu di sana, para santri sudah mampu menghafal Alquran 30 juz dan menjadi hafiz di setiap Masjid kecamatan. Ini juga sesuai dengan harapan wali kota agar nantinya para imam Masjid masing-masing kecamatan adalah seorang penghafal Alquran,” jelasnya.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge