0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Dia, Pesan Terakhir Eri kepada Teman-Temannya

dok.merdeka.com
Keluarga Almarhum Eri Yunanto (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Eki, kakak Eri Yunanto, mahasiswa Atma Jaya yang terjatuh di kawah Gunung Merapi menyampaikan ucapan terima kasih kepada teman-teman mewakili almarhum adiknya. Dia mengatakan, Eri adalah sosok yang senang dengan kumpul-kumpul, namun keluarga sama sekali tidak mengharapkan kumpul-kumpul tersebut justru dalam rangka melayat.

“Eri suka dengan kumpul-kumpul, tapi tidak berharap kumpul-kumpul seperti ini. Saya mewakili adik saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman Eri yang sudah mau berteman dengan Eri selama ini,” kata Eki saat memberikan kata perpisahan untuk Eri di rumah duka, Selasa (19/5).

Eki pun menyampaikan satu pesan dari Eri kepada temannya. Pesan tersebut yaitu prinsip yang selama ini dipegang oleh Eri dalam bergaul

“Pesan Eri, tetaplah bersahabat karena sahabat bisa menjadi keluarga,” ucap Eki sembari terisak.

Sebagai kakak, dia meminta teman-teman Erri memberikan maaf jika selama hidup adiknya melakukan kesalahan kepada teman-temannya. Dia juga berharap teman-teman Eri bisa mengikhlaskan kepergian adiknya ketempat terakhirnya

“Kami juga mohon doanya, semoga Eri bisa tenang di sisi Allah,” tandasnya.

Sementara itu dari pantauan merdeka.com, pada nisan Eri tertulis tanggal wafatnya pada Minggu (17/5). Tanggal meninggalnya Eri tersebut tampak dituliskan pada nisan kayu almarhum Eri

Selain tanggal meninggal, dalam nisan tersebut juga dituliskan tanggal lahir Eri yaitu Kamis Legi 16 Juni 1994. Tanggal lahir dan tanggal wafat Eri tersebut dituliskan dengan tinta warna putih pada nisan kayu berwarna coklat.

Di sisi lain, salat jenazah dilangsungkan sebanyak lima kali karena banyaknya pelayat. Setelah salat selesai dilaksanakan, jenazah Eri yang berada didalam peti dilepas dengan doa yang dipimpin oleh pemuka agama setempat.

Sekitar pukul 20.50 WIB, jenazah Eri dibawa ke TPU Biru Lor yang jaraknya kurang lebih 200 meter dari rumah Eri untuk dimakamkan. Jenazah Eri diangkat oleh tim SAR menuju TPU dengan berjalan kaki.

Sebelum jenazah dilepas Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Sri Nurhartanto memberikan sambutan sekaligus bela sungkawa kepada keluarga Eri. Baginya Eri adalah salah satu mahasiswanya yang terkenal supel dan mudah bergaul.

Sikap Eri tersebut menjadi kenangan manis yang akan selalu diingat oleh dosen dan mahasiswa Atma Jaya yang mengenalnya. “Selamat jalan Eri, selamat memasuki gerbang kerajaan yang abadi,” ujar dia sembari terisak. [gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge