0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bulog Karanganyar Perketat Standar Pembelian Beras

dok.timlo.net/nanang rahadian
Seleksi pembelian beras dari petani (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Badan Urusan Logistik (Bulog) Karanganyar semakin memperketat seleksi pembelian beras dari petani. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas beras yang akan didistribusikan kepada masyarakat, terutama untuk beras rakyat miskin (Raskin).

“Meskipun untuk Raskin kami tidak ingin beras tersebut tidak layak konsumsi,” kata Kepala Gudang Bulog Kabupaten Karanganyar, Joko Suwondo, Selasa (19/5).

Standar kualitas yang ditetapkan Bulog yakni memiliki menir maksimal dua persen dan memiliki pecahan maksimal 20 persen. Selain itu, menurutnya, beras standar, harus memiliki kadar air maksimal sebesar 14 persen.

“Kualifikasinya memang seperti itu, kalau tidak sesuai dengan standar minimal, maka beras tidak akan mungkin kita beli dan distribusikan ke masyarakat,” imbuhnya.

Ia menyebutkan, guna menyiapkan beras dengan kualitas lebih bagus tersebut, saat ini Harga Pembelian Pemerintah (HPP) mengalami peningkatan dari sebelumnya R p6.600 per kilogram menjadi Rp 7.300 per kilogram.

Dengan seperti itu harapannya selama setahun ke depan beras yang akan didistribusikan memiliki kualitas yang bagus dan layak untuk konsumsi. “Selama petani dan rekanan menyiapkan beras yang bagus sesuai dengan HPP, maka itu semua akan kita beli dan kita serap di gudang paling tidak hingga akhir tahun ini,” tegasnya.

Untuk menyiapkan beras dengan kualitas bagus tersebut, pihaknya saat ini telah menggandeng rekanan dan juga petani di Kabupaten Sragen. Menurutnya, wilayah tersebut (Sragen) terdapat sejumlah petani dan juga tempat penggilingan padi yang bisa menyiapkan beras sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Bulog

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Pemerintah Kabupaten Karanganyar Timotius Suryadi, mengatakan jadwal pendistribusian Raskin kepada masyarakat masih menunggu jadwal dan instruksi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Namun kemungkinan besar Raskin bakal didistribusikan menjelang Lebaran, seperti tahun-tahun sebelumnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge