0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Agen Tak Ambil Kuota, Bupati: Saya Cabut Ijinnya

Pangkalan Elpiji (Timlo.net - Agung)

Sragen – Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman berjanji akan mencabut ijin agen elpiji yang tidak bersedia mengambil kuota tambahan gas elpiji ukuran 3 kilogram. Agus telah menginstruksikan Dinas Perdagangan (Disdag) meminta Pertamina memberikaan kuota tambahan untuk mengantisipasi kelangkaan gas.

“Saya sampaikan kalau nanti kuota dinaikkan Pertmina, maka wajib bagi seluruh agen di Sragen untuk  mengambil. Kalau tidak, ijin usaha bisa saya cabut,” kata Agus kepada wartawan usai Sosialisasi Perbup No 23/2015 tentang HET Elpiji Sragen kepada pangkalan dan agen di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (19/5).

Agus mengungkapkan, penambahan kuota itu memang problematik, agen tidak mau mengambil dengan harapan jika terjadi kelangkaan elpiji bisa menaikka harganya. Tapi di sisi lain kepentingan masyarakat juga harus diperhatikan dengan memberikan kepastian harga.

“Tahun ini memang tak ada kelangkaan karena memang sudah kita antisipasi. Makanya Disdag saya minta untuk ngawasi pangkalan, karena ijin pangkalan itu ada di kecamatan melalui PATEN,” jelasnya.

Agus menyatakan kendati HET elpiji 3 kilogram Rp15.300 di pangkalan memang termasuk murah, tapi kalau menjual dalam partai besar untungnya juga bisa banyak.

“Daripada jual di atas HET tapi cuma laku sedikit.  Ininya ini untuk menyejahterakan rakyat. Kalau gas mahal masyarakat akan cari kayu bakar untuk masak,” kata Agus.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge