0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korban Mengalami Luka Berat di Kepala, Perut, dan Kaki

Jenazah Eri Yunanto sedang divisum di RS Pandanaran, Boyolali,sebelum diserahkan pihak keluarga untuk dibawa ke Sleman (timlo.net/nanin)

Boyolali — Jenazah Eri Yunanto (21) warga Sleman yang terjatuh ke kawah Merapi sampai di Posko Evakuasi di Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) sekitar pukul 16.00 WIB. Jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Pandanaran, Boyolali, untuk diotopsi.

“Setelah dilakukan otopsi, nanti langsung diserahkan keluarga untuk dibawa pulang ke Sleman,” ujar Plh Balai Taman Nasional Gunung Merapi, Tri Atmojo, Selasa (19/5).

Sementara itu, dari keterangan dokter yang sempat ikut memeriksa kondisi korban, tubuh Eri Yunanto mengalami luka parah di beberapa bagian tubuhnya. TerdapatĀ  luka bakar di bagian wajah dan pinggang, sedangkan luka lebam diduga karena terbentur dinding kawan. Namun korban ditemukan dalam kondisi masih utuh.

Tri Atmojo sendiri enggan menjelaskan kondisi korban. Pihaknya hanya bertugas pada upaya evakuasi korban. Sedangkan untuk masalah visum ataupun otopsi semuanya diserahkan ke pihak keluarga dan rumah sakit.

“Tugas kami selanjutnya pembersihan lokasi evakuasi,” tandasnya.

Disisi lain, Kapolres Boyolali, AKPB Budi Sartono menjelaskan, sudah dilakukan penyerahan jenazah korban. Dari tim evakuasi kepada kepolisian, kemudian dari kepolisian kepada rumah sakit, dan selanjutnya kepada pihak keluarga untuk dibawa ke Yogyakarta.

Saat ini, pihak dokter rumah sakit telah memeriksa kondisi tubuh korban untuk dilakukan visum luar. Dari keterangan sementara, korban mengalami luka berat di beberapa bagian tubuhnya. Antara lain di kepala, perut dan kaki patah. Luka tersebut diperkirakan akibat benturan saat jatuh.

“Hasil visum secara resmi belum keluar, tetapi lukanya seperti itu,” tambahnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge