0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ketua IDI Boyolali : Kematian Eri Diduga Karena Cedera dan Keracunan

Ketua IDI Kabupaten Boyolali, Dr Syamsudin (timlo.net/nanin)

Boyolali — Berbagai dugaan penyebab kematian pendaki yang terjatuh ke kawah Merapi, Eri Yunanto (21) mahasiswa Atma Jaya warga Sleman, bermunculan. Salah satunya diungkapkan Ketua IDI Boyolali, dr Syamsudin. Selain cedera, penyebab kematian adalah keracunan gas.

“Penyebab utamanya kemungkinan karena keracunan gas sulfur dan karbon, sehingga terjadi aspeksi yang mengakibatkan otak kekurangan oksigen,” ujar Syamsudin, Selasa (19/5).

Di Kawah Merapi, hal yang paling membahayakan adalah gas sulfatara. Seseorang yang berada di kawah Merapi harus mengunakan peralatan yang standar. Seperti misalnya, baju dan sepatu tahan panas serta tabung gas yang mencukupi.

“Kalau luka cedera, tidak begitu fatal mengakibatkan kematian,” tandasnya.

Kondisi kawah dengan gas beracun tersebut, juga patut diwaspadai oleh tim penyelamat. Meski menggunakan tabung oksigen, namun mereka paling maksimal bisa berada di dalam kawah selama satu jam. Selebihnya, harus segera naik ke atas. Selain itu, tim juga harus mempertimbangkan suhu dan angin selama di kawah.

“Batas maksimal berada di kawah gunung berapi adalah 70 meter, lebih dari itu sangat membahayakan,” lanjutnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge