0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Awasi US SD, Guru Wonogiri Kenakan Pakaian Adat Jawa

dok.timlo.net/tarmuji
Pengawas US SD kenakan pakaian adat Jawa (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Ribuan guru pengawas ujian sekolah (US) SD dan SLB di Wonogiri, Selasa (19/5) menggunakan pakaian adat Jawa. Hal ini dilakukan karena hari ini bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Wonogiri yang ke-274.

“Instruksi ini diberikan oleh Pemkab Wonogiri, karena menurut sejarah dan adat Jwa, kegiatan menggunakan pakaian adat ini sebagai bentuk cinta budaya sekaligus memberikan contoh kepada anak-anak agar tetap mencintai budaya daerah,” ungkap Kepala SDLB Yayasan Mulatsariro, Agus Wiranto saat dijumpai wartawan.

Menurutnya, pelaksanaan US tetap berjalan lancar, walaupun sedikit ribet, dimana para guru pengawas harus mengenakan pakaian adat Jawa lengkap.

“Bagi para guru ini momen yang baik untuk memberikan pengertian kepada siswa tentang budaya asli Jawa,” terangnya.

Seperti diketahui SDLB di yayasan ini terdapat 15 siswa yang mengikuti US. Lantaran kebanyakan siswa mengalami down sindrome, selain melakukan pengawasan, maka pengawaslah yang bertugas membacakan naskah soal ujian.

“Maklum saja para siswa di sekolah ini rata-rata memiliki kebutuhan khusus seperti tuna wicara, tuna rungu dan tuna grahita,” katanya.

Sementara itu, dari data Dinas Pendidikan Wonogiri, kegiatan pengawasan US SDLB dilakukan di enam sekolah  dengan jumlah siswa berjumlah 39 anak. Sedang untuk SD dan MI berjumlah 14 ribu siswa dengan melibatkan 2.200 pengawas ujian.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge