0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

22.345 RTS di Wonogiri Belum Tersentuh Bantuan Pemerintah Pusat

Wonogiri — Sebagai langkah persiapan diterbitkannya tiga kartu sakti Presiden Joko Widodo, Badan Pusat Statistik (BPS) Wonogiri melakukan Pemuktahiran Basis Data Terpadu (PBDT) atau pendataan ulang warga miskin (Gakin). Pendataan ini sangatlah penting demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat berkelanjutan.

“Hal itu sudah, sesuai dengan UU No 23/2014, dan Instruksi Mendagri 2015 tentang PBDT,” ungkap Kepala BPS Wonogiri, Rohmadi Agus Santoso, saat dijumpai wartawan usai rakor Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) PBDT di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Senin (18/5).

Dia mengatakan, ada tiga program perlindungan sosial yang bakal diluncurkan. Yakni Kartu Simpanan Keluarga Sejahtera (KSKS), Kartu Indonesia Pintas (KIP), dan Kartu Indonesia Sejahtera (KIS).

“Serentak di 34 propinsi. Untuk Wonogiri pendataan dimulai tanggal 25 Mei,” katanya.

Ditambahkan, warga miskin Wonogiri hasil Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2011 sebanyak 96. 345 Rumah Tangga Sasaran (RTS). Warga miskin itu tersebar di 25 kecamatan, 294 desa/kelurahan hingga 2. 562 Rukun Warga (RW).

“Dalam pendataan ulang gakin nanti, kita bakal menerjunkan sebanyak 471 petugas. Petugas itu disebar di 294 desa/kelurahan,” paparnya.

Disisi lain, dari 96.345 RTS hasil pendataan BPS itu yang baru tersentuh program kemiskinan bantuan dari pemerintah hanya sebanyak 74. 000 RTS. Sedang sisanya sebanyak 22.345 RTS yang tidak mendapatkan bantuan dari pusat. Dalam pendataan ulang Gakin, BPS bakal menerjunkan sebanyak 471 petugas. Petugas itu disebar di 294 desa/kelurahan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge