0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tim SAR Berhasil Angkat Tubuh Korban dari Dasar Kawah Merapi

timlo.net/nanin
Eri Yunanto ditemukan sudah meninggal dunia, proses pengangkatan sedang berlangsung dari Kawah Merapi dikedalaman 200 meter (timlo.net/nanin)

Boyolali — Tim SAR gabungan berhasil mendekat  dan mengankat tubuh Eri Yunanto (21) mahasiswa Atmajaya warga Sleman dari dasar kawah sedalam 200 meter, Senin (18/5) . Enam petugas SAR diturunkan ke kawah untuk mengangkat korban ke atas.

”Tim berhasil mendekati tubuh korban pada pukul 14.00 WIB. Malam ini, proses pengangkatan korban dari dasar kawah masih berlangsung. Diperkirakan, proses pengangkatan berlangsung lama dan sulit,” ungkap Kepala Pelaksana Harian Balai Taman Nasional Gunung Merapi, Tri Atmojo.

Menurut dia, petugas yang dibawah masih harus mempertimbangkan berbagai faktor. Antara lain friksi tali terhadap batu untuk proses pengangkatan, potensi gas sulfara yang dapat muncul sewaktu-waktu, serta kondisi suhu di kawasan kawah. Terlebih pada saat evakuasi, puncak Merapi terpantau diselimuti awan.

“Kemungkinan butuh waktu empat jam untuk bisa sampai ke bibir kawah,” ujar Tri Atmojo.

Dijelaskan, dari termoscan atau alat pengukur suhu yang dipakai petugas dalam proses evakuasi, suhu di lokasi evakuasi diperkirakan 70 derajat celsius. Sementara posisi korban diperkirakan berada di kedalaman 100 sampai 150 meter dari bibir kawah. Setidaknya ada 27 tim yang berada di Puncak Merapi.

Senada Komandan SAR BPBD Boyolali, Kurniawan Fajar Prasetya menambahkan, ada sekitar lima anggota SAR yang turun untuk mengevakuasi korban. Pihaknya belum bisa memperkirakan jam berapa korban bisa sampai atas bibir kawah kemudian dibawa turun melalui jalur Selo, Boyolali. Pasalnya, jalurnya yang sulit dengan kemiringan dinding kawah yang sangat terjal. Petugas harus extra hati-hati karena lokasinya merupakan kawah aktif.

“Korban sudah meninggal dunia,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge