0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Koleksi Museum Radyapustaka Sumbangan Para Tokoh

dok.timlo.net/tyo eka
Museum Radya Pustaka (dok.timlo.net/tyo eka)
Solo — Museum Radyapustaka adalah salah satu dari museum besar dan penting yang harus mendapat catatan khusus. Berdiri sejak 28 Oktober 1890, Radyapustaka merupakan lembaga ilmu pengetahuan
“Bahkan merupakan museum tertua di Indonesia yang didirikan oleh putra bangsa,” ungkap Ketua Komite Museum Radyapustaka, Purnomo Subagyo kepada Timlo.net, di Solo, kemarin.

Semula museum tersebut, menurut Purnomo, bernama Paheman Radyapustaka. Didirikan oleh KRA Sosrodiningrat IV, pepatih di Keraton Kasunanan Surakarta pada masa pemerintahaan Sri Susuhunan Paku Buwono IX dan Sri Susuhunan Paku Buwono X.

Seiring waktu, kata Purnomo, Paheman Radyapustaka tidak hanya menyimpan koleksi kepustakaan. Namun juga menyimpan benda-benda bersejarah yang dikumpulkan dari berbagai lokasi dan sumbangan sejumlah tokoh.

“Karena itu, lebih dikenal sebagai Museum Radyapustaka,” ujarnya.

Museum Radyapustaka tidak hanya menyimpan pustaka-pustaka lama, tetapi juga menyimpan benda-benda bersejarah lainnya yang merupakan warisan budaya masa lalu.

Namun meskipun sudah lebih dari seabad keberadaannya, Purnomo mengaku masyarakat luas masih belum banyak yang memahami arti penting Museum Radyapustaka, termasuk koleksi-koleksi yang ada di dalamnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge