0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pertamax Batal Naik Ulah Mafia Migas?

dok.merdeka.com
Depo Pertamina (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Pemerintah mengakui ada intervensi dibalik pembatalan kenaikan harga Pertamax dan sejumlah bahan bakar minyak (BBM) non subsidi lain. Diduga, pembatalan rencana ini karena ulah mafia migas.

Mantan Ketua Tim Reformasi dan Tata Kelola Migas, Faisal Basri melihat ada peran mafia migas dalam pembatalan kenaikan Pertamax dan Solar.

“Pertamax mau naik Rp 9.600 per liter. Pikiran saya, ini (mafia migas) mau bikin kacau, menunjukkan kementerian tidak mampu,” ungkap Faisal, Minggu (17/5).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said melihat, aksi para mafia migas bakal selalu mengacaukan tiap kebijakan energi yang dibuat pemerintah. Sehingga tidak menutup kemungkinan adanya praktik jahat dalam masalah itu.

“Kalau soal itu, orang itu (mafia migas) selalu cari celah,” kata Sudirman.

Sebelumnya, pernyataan Menteri ESDM Sudirman Said soal pembatalan kenaikan harga Pertamax dan Solar nonsubsidi bertolak belakang dengan yang disampaikan Menko Perekonomian Sofyan Djalil. Sudirman membenarkan adanya intervensi pemerintah ke Pertamina untuk batalkan kenaikan harga BBM khusus tersebut.

Selain itu, kata Sudirman, pemerintah saat ini juga tengah mengkaji pemisahan waktu pengumuman harga BBM subsidi dan BBM non subsidi.

“Itu proses yang biasa saja, BBM non subsidi yang dilakukan oleh Pertamina dan subsidi yang dilakukan pemerintah. Kami ingin pisahkan BBM subsidi dan BBM non subsidi. Kemarin itu kecampur-campur, akhirnya confuse (bingung),” ujar dia.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge