0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ekspor Turun, Mendag Tak Mau Banting Harga

dok.merdeka.com
Rachmat Gobel (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya penurunan volume ekspor Indonesia. Jenis ekspor yang menurun mulai dari kelompok mesin dan peralatan listrik, furnitur, batu bara, minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO), hingga tekstil. Hal itu diduga terjadi karena oleh aksi banting harga yang dilancarkan beberapa negara khususnya China.

Melihat hal itu, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengatakan jika terbukti melanggar aturan World Trade Organization (WTO) maka negeri tirai bambu tersebut bisa saja digugat. Kendati demikian, Rachmat tidak serta merta bakal mengikuti langkah China dengan membanting harga produknya.

“Kita tidak perlu banting harga tapi kualitas ditingkatkan. Toh barang-barang kita banyak diminati di negara-negara lain,” ujar Rahmat kepada wartawan di Jakarta Pusat, Sabtu (16/5).

Rahmat menilai, pihaknya lebih fokus terhadap pencarian market share di suatu negara.

“Jadi kami mencari misalnya negara ini butuh barang apa. Sehingga kita tidak asal produksi, tapi kita tahu kebutuhannya apa. Lalu kami juga melakukan market intelligence produk China dijual ke mana saja,” tuturnya.

Rachmat tak menampik jika China acap kali melakukan impor bahan baku dari dalam negeri untuk dijual ke negara lain.

“Daripada kita harus lewat China, bisa tidak kita ke negara yang membutuhkan langsung,” tandasnya.

[idr]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge