0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Harga Batal Naik, Pertamax di SPBU Ini Sudah Naik Duluan

Pompa salah SPBU yang sudah menaikkan harga (merdeka.com)

Timlo.net — Pemerintah membatalkan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak jenis Pertamax dan solar. Namun SPBU di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah sudah menaikkan harga Pertamax menjadi Rp 9.600. Selama 12 jam sejak Jumat (15/5) dini hari hingga Siang, SPBU 44.513.07 pantura Kebonadem Brangsong menjual Pertamax dengan harga Rp 9.600 per liter.

Sejumlah pelanggan sempat kaget dan menanyakan ke petugas, namun petugas berdalih sudah naik sejak Kamis malam. Awalnya penjualan Pertamax di SPBU Kebonadem Brangsong berjalan biasa.

Pelanggan membeli Pertamax dengan harga Rp 9.600 perliter, padahal pemerintah membatalkan kenaikan harga Pertamax dan tetap ke harga Rp 8.800. Sejumlah pelanggan mengaku kaget, harga Pertamax sudah naik padahal pemberitaan di media menyebutkan kenaikan harga dibatalkan.

Pelanggan yang membeli Pertamax di SPBU ini sudah banyak dan tidak ada komplain dari pelanggan. Edi Prayitno misalnya, membeli Pertamax dengan harga Rp 9.600, bahkan ia membeli dengan harga naik dilampiri nota pembelian atau print out.

“Harganya sudah Rp 9.600 per liternya, padahal setahu saya berita di media kenaikan batal tapi kok sudah naik di SPBU ini,” katanya.

Petugas SPBU Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal yang kaget saat sejumlah wartawan mengambil gambar di pompa Pertamax nampak kebingungan. Petugas bergegas mengganti angka yang terpampang di papan dan mengganti harga di mesin pompa Pertamax.

Petugas juga menutup mesin pompa dan tidak melayani pembelian Pertamax, sehingga banyak pelanggan yang kecewa. Petugas SPBU saat dikonfirmasi mengelak dan tidak mau menjelaskan perihal kenaikan harga Pertamax ini.

Menurutnya pengumuman pembatalan yang diterima dari pertamina tidak diterima dengan baik sehingga harga Pertamax dinaikan sesuai dengan rencana dari Rp 8.800 menjadi Rp 9.600.

“Saya kurang tahu mas yang mengganti harga bukan pas saya yang jaga,” ujar petugas SPBU yang enggan menyebutkan namanya.

Humas pertamina operasi regional IV Jateng dan DIY, Robert Marchelino Verieza Damatubun yang dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan sudah melakukan pengecekan dan membenarkan SPBU tersebut menaikkan harga Pertamax secara sepihak.

“Kita akan melakukan pembinaan terhadap SPBU Kebonadem Brangsong karena merugikan pelanggan. Kita menerima aduan dari masyarakat yang kaget harga Pertamax naik padahal pemerintah membatalkan kenaikan,” jelasnya.

Pertamina memberikan apresiasi kepada pelanggan yang mengadukan perihal kecurangan atau pelayanan SPBU yang tidak berkenan.

[tyo]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge