0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sungkeman, Tradisi Jelang UN di Boyolali

Tradisi sungkeman di gelar di SD Negeri 7 Boyolali menjelang pelaksanaan ujian nasional yang akan digelar besok Senin (timlo.net/nanin)

Boyolali — Suasana haru mewarnai tradisi sungkeman di halaman SD Negeri 7 Boyolali, Jumat (15/5) sore. Puluhan siswa dan orang tua tak kuasa meneteskan air mata. Meski nilai UN bukan lagi menjadi standar kelulusan, namun hal ini tetap menjadi momok bagi siswa dan orangtua.

“Kita harapkan semua bisa mendapatkan nilai bagus, bisa melanjutkan ke jenjang yang diidamkan,” ujar Kepala Sekolah SD Negeri 7 Boyolali, Sarinem.

Menurut dia, tradisi sungkeman ini digelar agar para siswa mendapat restu dari orang tuanya dalam mengerjakan soal ujian nasional yang akan digelar Senin hingga Sabtu.

Pihaknya juga meminta orang tua dan guru untuk terus mengawasi jadwal belajar anak-anak. Terutama kegiatan di luar sekolah. Dalam hal ini, pihaknya telah membuat jadwal khusus untuk para guru dalam memantau kegiatan anak-anak selama ujian berlangsung.

“Kita awasi kegiatan di luar sekolah, karena belajar tidak hanya dipagi hari, tapi juga sore hari,” ujarnya.

Kepsek juga meminta anak didiknya untuk selalu menjaga kesehatan dan mentaati saran orang tua dan guru.

Sementara dalam kegiatan itu tidak hanya mengharukan. Namun juga diwarnai kelucuan. Saat salah satu siswa meminta restu ke ayahnya, namun salah ucap. Sehingga menimbulkan gelak tawa dan memecah suasana haru.

“Anaku malah ngucapkan sugeng riyadi,” teriak salah seorang wali murid sambil tertawa.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge