0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PDIP Pastikan PAW, DPRD Sarankan Hery Jumadi Mundur

Dok.Timlo.net/daryono
Ketua DPRD Solo, Teguh Prakosa (Dok.Timlo.net/daryono)

Solo – Ketua DPRD Solo, Teguh Prakosa menyarankan anggota DPRD Solo asal PDIP, Hery Jumadi segera mundur dari jabatannya sebagai legislator. Saran agar Hery mundur merupakan hasil konsultasi Badan Kehormatan (BK) DPRD Solo ke Bagian Otonomi Daerah (Otda) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Bagian Otda memberi saran BK untuk yang bersangkutan (Hery) sesuai undang-undang mundur. Kalau mundur, masih dapat hak (keuangannya) mesti hanya separuh sebelum dilakukan PAW (Pergantian Antar Waktu),” kata Teguh kepada wartawan, Jumat (15/5).

Hery divonis Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang selama 13 bulan penjara. Hery dinyatakan bersalah atas penyelewengan dana hibah Pemkot Solo 2013. Sebelumnya, partai tempat Hery bernaung, PDIP, juga menyarankan agar Hery mundur. Hal itu sebagai bentuk etika politik.

Lebih lanjut, Teguh yang juga Sekretaris DPC PDIP Solo ini menjelaskan, dengan adanya hasil konsultasi BK DPRD, PDIP telah menyampaikan kepada Hery melalui pengacaranya, MT Heru Bawono, agar Hery segera mundur. Jika Heru tidak mau mundur, tidak menutup kemungkinan DPRD bakal memecat Hery.

Partai berlambang kepala banteng moncong putih ini juga memastikan bakalĀ  melakukan PAW terhadap anggota Komisi II DPRD ini.

“Partai tetap bersikap PAW. Tidak ada peluang kembali. Bukan berarti partai tidak senang dengan Pak Hery Jum. Tetapi lebih pada etika politik, etika partai untuk tidak melakukan tindak pidana serupa,” terang dia.

Disinggung kapan proses PAW dilakukan, Teguh menyatakan tidak ingin tergesa-gesa. PDIP akan terlebih dulu memastikan pengganti Hery dibawahnya yakni Soni Warsito tidak tersangkut persoalan hukum.

“Biarpun (Soni) belum terperiksa, itu harus dijernihkan,” kata dia.

Teguh menambahkan, tidak menutup kemungkinan proses PAW terhadap Hery dilakukan setelah Pilkada Solo. Hal ini jika dinilai PAW belum mendesak.

“Partai akan memandang apakah PAW mendesak ataukah tidak. Kalau tidak terburu-buru ya setelah Pilkada,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge