0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hanya 6 Pasar di Karanganyar Dilengkapi APAR

dok.timlo.net/nanang rahadian
Pasar Jungke di Karanganyar kota tak dilengkapi APAR (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Meski cukup rawan terjadi kebakaran, sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Karanganyar tidak dilengkapi dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

“Hanya Pasar Karangpandan, Kwadungan, Jumapolo, Tawangmangu, Gondangrejo dan Palur yang ada APAR-nya. Itu saja ukurannya kecil,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Karanganyar, Nur Halimah, kemarin.

Selain itu, menurutnya, APAR tersebut juga tidak diketahui kondisinya, Apakah masih layak pakai atau tidak. Pasalnya sampai saat ini belum ada pengecakan yang dilakukan oleh petugas baik dari Pemadam Kebakaran atau dari petugas Disperindag Kabupaten Karanganyar.

“Tidak sampai 50 persen pasar dilengkapi dengan alat pemadam kebakaran, padahal ada sekitar 18 pasar,” kata Nur Halimah.

Nur Halimah mengatakan, sebenarnya setiap pasar harus dilengkapi dengan APAR minimal satu tabung untuk satu pasar. Akan tetapi hal itu belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat ini, mengingat anggaran untuk pengadaan APAR itu juga cukup besar.

“Selain itu perlu pelatihan khusus bagi petugas pasar dan juga para pedagang untuk mengoperasikan alat tersebut,” jelas Nur.

Sehingga nantinya saat bencana kebakaran melanda, para petugas dan juga pedagang sudah siap. Dengan seperti itu jika terjadi kebakaran kerugian yang ditimbulkan baik moral maupun material bisa diminimalisasi sedemikian rupa.

“Nanti kita akan menganggarkan APAR baru bagi setiap pasar, selain itu kami juga akan memberikan pelatihan tanggap bencana kebakaran bagi para pedagang, ini sangat penting apalagi akhir-akhir ini banyak sekali pasar yang terbakar di Indonesia,” imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge