0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kemenpora dan PSSI Diminta Duduk Bersama

dok.merdeka.com
Tantowi Yahya (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Anggota Fraksi Golkar Tantowi Yahya mengingatkan agar Indonesia tidak dijatuhi sanksi dari federasi sepakbola FIFA. Salah satu cara yang ditempuh, mengajak PSSI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) duduk bersama.

“Apa yang akan terjadi bila Persipura dan Persib yang tengah on fire di AFC Cup harus terhenti langkahnya, bukan karena kalah bertanding, tetapi dilarang FIFA. Masyarakat Papua dan Jawa Barat tentu akan marah kepada Kemenpora,” kata Tantowi, Jakarta, Selasa (12/5).

Tantowi menambahkan, posisi Persipura di mata rakyat Papua bukanlah sekedar klub biasa. Persipura merupakan ikon kultural daerah.

“Papua ya Persipura, Persipura ya Papua. Bahkan saking bangganya rakyat Papua terhadap Persipura, tahun 1970-an group band Black Brothers membuat lagu berjudul Persipura,” ucapnya.

Sementara itu, Presiden Jokowi dalam kunjungan ke Papua beberapa waktu lalu, berjanji akan terus berupaya membangun kepercayaan rakyat Papua dengan pendekatan kesejahteraan. Bila sanksi FIFA benar-benar turun, maka hal tersebut berpotensi menjadi hambatan dalam stabilitas Papua.

“Kita tahu di Papua saat ini masih ada tantangan dan gangguan keamanan. Saya berharap di tengah situasi yang seperti ini pemerintah tidak menyulut potensi gangguan yang lebih besar seperti bila Persipura tak bisa bertanding di AFC Cup”, jelas Tantowi.

Oleh karena itu, kata dia, Kemenpora dan PSSI harus duduk bersama dan mencari solusi terbaik. Agar olah raga di Tanah Air menjadi maju dan tidak terbengkalai.

“Hanya itu yang bisa dilakukan, karena bila konflik semakin tajam, sepak bola yang akan mati, bukan Kemenpora dan PSSI. Jangan sampai kebijakan diambil karena anti dengan orang tertentu, itu bahaya sekali,” tutup Tantowi.

[ren]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge