0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BEM UNS Minta UKT Ditinjau Ulang

dok.timlo.net/tyo eka
Rektor UNS, Prof Dr Ravik Karsidi MS (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menuntut sistem pembayaran uang kuliah melalui sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) minta ditinjau ulang.

“Penentuan jumlah UKT saat ini dinilai beresiko menimbulkan berbagai konflik bagi mahasiswa,” jelas Presiden BEM UNS, Eko Pujianto kepada wartawan, di kampus UNS, Solo, Selasa (12/5).

Eko mengatakan, sistem UKT yang sudah dilaksanakan ternyata menimbulkan banyak masalah. Sistem yang diterapkan sering memasukkan mahasiswa golongan yang salah. Beberapa kasus terjadi pada mahasiswa yang masuk ke golongan mampu, sehingga mengalami kesulitan pembayaran.

“Saat ini lebih dari 200 mahasiswa mengajukan keringanan pembayaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UNS Ravik Karsidi ketika dikonfirmasi, mengatakan, besaran UKT ditentukan langsung oleh
Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek dan Dikti).

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge