0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Operasi Pasar LPG 3 Kg Nyaris Ricuh

dok.timlo.net/nanang rahadian
Operasi pasar LPG 3 Kg (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Operasi pasar LPG 3 Kg di Balaidesa Ngringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar nyaris ricuh. Pasalnya, tabung gas yang disediakan oleh Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Surakarta sebanyak 560 tabung kurang. Warga yang terlanjur antri berteriak-teriak meminta tambahan kuota.

“Kami sudah antri panas-panas, mosok nggak dapat apa-apa,” kata Prapto Koting, warga Ngringo. Selasa (12/5).

Tim operasi pasar yang sebelumnya membolehkan warga membeli maksimal 2 tabung dengan membawa kartu tanda penduduk (KTP), mengubah kebijakan menjadi 1 tabung. Hal tersebut memicu kemarahan warga yang sudah antri dengan membawa 2 tabung. Setelah dilakukan negoisasi, akhirnya kebijakan dikembalikan semula.

“Ini nggak adil. Saya sudah bawa 2 tabung mosok sampai di depan cuma bisa beli satu?” kata Prapto lagi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Hiswana Migas Surakarta, Suwardi Hartono Putro langsung memutuskan kembali mengirimkan LPG 3 Kg sebanyak 560 tabung untuk mengatasi kekurangan. Menurutnya, rencana awal memang hanya 560 tabung namun ternyata jumlah tersebut tidak sebanding dengan jumlah penduduk Ngringo.

“Penduduk Ngringo sangat padat, ternyata jumlah 560 tabung masih kurang, maka kami putuskan untuk menambah kuota lagi sebanyak 560, jadi total 1.120 tabung,” jelasnya.

Pengamatan di lapangan, situasi berangsur kondusif setelah satu truk Pertamina berisi 560 tabung LPG 3 Kg tiba di kantor Balaidesa Ngringo.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge