0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembatasan Pembelian Solar Bikin Susah Masyarakat

Dok.Timlo.net/ Aris Arianto
ilustrasi (Dok.Timlo.net/ Aris Arianto)

Wonogiri — Larangan pembelian solar bagi pengecer berimbas bagi sejumlah usaha kecil di sejumlah daerah di Wonogiri. Para pengecer mengaku kesulitan mendapatkan solar di sejumlah SPBU. Akibatnya, sejumlah usaha kecil terancam bangkrut. Tak hanya itu, hasil pertanian pun terancam mengalami penurunan produksi pertanian.

“Padahal selama ini saya menjual bensin dan solar sudah mendapatkan ijin dari Disperindagkop UMKM Wonogiri, tapi kenapa ketika saya mau kulakan di SPBU kok tidak boleh?”ujar Hariyadi, warga Kecamatan Baturetno, Selasa (12/5).

Menurutnya ,larangan beli solar di SPBU sudah terjadi hampir dua bulan belakangan ini, baik jumlah banyak maupun sedikit. Padahal, selama ini, ia melayani keperluan masyarakat luas yang notabene untuk hajat hidup orang banyak.

“Banyak sekali petani datang ke sini pulang dengan tangan hampa. Mereka kebanyakan beli solar untuk menghidupkan mesin traktor dan juga mesin diesel pompa air, apalagi ini menjelang musim kemarau,” katanya.

Hal senada juga diutarakan salah seorang pengusaha gilingan padi di Kecamatan Baturetno. Menurutnya, karena adanya larangan pembelian solar di SPBU ,terpaksa ia tidak bisa mengoperasikan mesin penggilingannya. Dengan terpaksa, ia kini menghentikan sementara usahanya.

“Mau bagaimana lagi, wong saya sudah mencoba beli di dua SPBU yang ada di Baturetno tapi tetap saja tidak diperbolehkan,” katanya.

Ditambahkan, sebenarnya selain di SPBU, ada beberapa orang yang menawarinya solar, namun dengan harga Rp 8.500 perliternya, padahal jika harga solar resmi di SPBU Rp 6.900 perliternya. Namun, ia tidak membeli solar itu dengan dalih tak mau mengambil resiko.

“Mereka sebenarnya oknum pengecer yang kebetulan mempunyai kendaraan berbahan bakar jenis solar. Nah, kemudian mereka menyedot tangki bahan bakar itu kemudian dijual lagi,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge