0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mandi di Sungai, Siswa SD Tewas Tenggelam

dok.timlo.net/red
Ilustrasi evakuasi korban tenggelam (dok.timlo.net/red)

Sragen – Kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi orang tua untuk mengawasi anak-anaknya. Arfan Iriana (9), asal Dukuh Sunggingan RT 11, Desa Jambeyan, Kecamatan Sambirejo, Sragen, yang masih duduk di bangku kelas 3 SD, ditemukan tewas tennggelam di sungai.

“Tim dokter Puskesmas Sambirejo menyatakan korban meninggal karena kehabisan oksigen dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan,” kata Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Saptiwi, Senin (11/5).

Kejadian itu bermula saat korban bersama teman-temannya pergi ke Sungai Sunggingan untuk mandi, Minggu (10/5) sekira pukul 10.00 WIB. Pada saat akan mencebur ke sungai, salah satu tetangganya,  Wagiman (55) telah
memperingatkan agar mereka tidak mandi di sungai lantaran dikhawatirkan banjir datang banjir sewaktu-waktu. Namun peringatan itu tak mereka hiraukan dan korban justeru naik ke tempat yang lebih dalam sekitar 5 meter.

Sekitar lima menit kemudian saksi Wagiman mendengar suara minta tolong. Setelah mengecek, ternyata korban sudah tenggelam. Lantas Wagiman memanggil tetangga lainnya untuk menyelam mencari korban.

“Setelah diangkat saksi, korban sudah meninggal dunia,” ujar AKP Saptiwi.

Jasad korban kemudian diserahkan keluarganya untuk dimakankan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge