0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Panwas Minim, Masyarakat Diminta Bantu Pengawasan

Bimbingan Teknis Pengawasan Partisipatif dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati dan atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2015 (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah meminta masyarakat ikut berpartisipasi dalam melakukan pengawasan Pilkada yang akan dilaksanakan secara serentak tahun 2015 ini. Hal ini perlu dilakukan lantaran keterbatasn jumlah personel Pilkada mulai dari tingkat kabupaten/kota, kecamatan dan desa.

“Partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pilkada nanti sangat penting karena masyarakat yang memiliki kepentingan langsung untuk mengawal hak pilih atau suaranya agar tidak dimanipulasi,” kata Koordinator Divisi
Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jateng, Teguh Purnomo dalam Bimbingan Teknis Pengawasan Partisipatif dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati dan atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2015, di Grand Artos Aerowisata Hotel Magelang, Sabtu (9/5).

Teguh Purnomo menjelaskan, transparansi merupakan syarat bagi pemilihan yang  Jurdil. Namun hal itu jadi tidak bermakna jika partisipasi masyarakat sangat minim. Pasalnya, keterbatasan personil dari pengawas Pilkada masih
minim.

Bentuk dari partisipasi masyarakat antara lain melakukan pemantauan, menyampaikan laporan dugaan pelanggaran kepada pengawas pemilu, melakukan pengawasan kampanye dan bentuk-bentuk lain yang tidak melanggar ketentuan,” jelasnya.

Sementara Ketua Bawaslu Jateng, Abhan mengatakan, masyarakat dapat melaporkan dugaan pelanggaran ke pengawas pemilu dengan cara tertulis melalui surat atau datang langsung ke Kantor Panwas di kecamatan atau
kabupaten/kota.

“Laporan harus disampaikan paling lama tujuh hari sejak diketahuinya dugaan pelanggaran dan pelapor mengisi formulir laporan yang disediakan oleh pengawas,” katanya.

Acara Bintek ini juga dihadiri Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Joko Punomo dan diikuti Anggota Panwas Kabupaten/Kota di 6 (enam) Kabupaten/Kota, LSM, partai politik peserta pemilu, Perguruan Tinggi, mahasiswa dan media massa.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge