0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Setelah Menulis Status Facebook, Aktivis Ini Meninggal

stephanie foppy
(Dok: Timlo.net/ Facebook.)

Timlo.net—Duka menyelimuti komunitas Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ketua DPD Gerkatin DIY, Stephanie (Foppy) Kusuma Rahardja meninggal dunia Minggu (10/5) malam karena penyakit jantung dan asma di RS Panti Rapih. Teman dan kerabat gadis yang akrab dipanggil Fani itu terkejut dengan kabar duka ini. Hal ini karena beberapa jam sebelumnya, gadis itu sempat menulis update status di halaman Facebooknya.

“all,,,

saya mau berterima kasih kepada semua yg telah memberi ucapan untuk ultah saya kemarin hari jumat dan terlambat mengucapkan untuk saya.
THANK YOU FOR YOUR WORDS.

oke, siap! saya akan lakukan hal yg terbaik bagi saya dan org lain sesuai dgn kata hati, niat, harapan, dan cita2 akan terwujudnya maupun dicapai melalui melangkah maju secara bertahap-tahap.
tuhan memberkati kalian. amin amin amin ?￰゚リヌ?
I DO TO THE BEST FOR ME AND OTHERS. GBU ?

SEMANGAT DONG!!! KEEP SPIRIT!!!”

Tulis Fani yang berulang tahun Jumat (8/5). Wanita berusia 25 tahun itu aktif dalam berbagai kegiatan yang menyangkut kesejahteraan difabel terutama tuna daksa. Dia sempat menjadi wakil ketua di komunitas tuna rungu, Waroeng Toeli, dan Deaf Art Community.

Kepergiannya yang mendadak ini menimbulkan duka mendalam di antara kerabat dan teman-temannya. Mereka mengekspresikan kesedihan mereka lewat wall Facebook Fani.

“Pray for Fani… Stephanie Foppy. Kamu satu satunya adalah perjuangan wanita sejuta yang bersinar tanpa batas untuk menyemangati kaum tuli terutama budaya kita. Tidak lupa saya berterima kasih banyak untuk Fani sebagai kenangan terindah..Semoga amal ibadahmu diterima di sisiNya.. Amiin. Selamat jalan !” tulis Fenny Ayuningtyas.

“Kupu kupu itu kini telah terbang jauh….jauh…dan jauh…meninggalkan teman2nya…meninggalkan kita semua yg menyayangmu. Selamat jalan Stephanie Foppy …kita akan selalu mengenangmu….tidak akan terlupakan jasamu,” tulis Catharina Katrin.

“Kamu adalah pejuang wanita Tuli yang luar biasa yang pernah kukenal. Kita merasa sangat kehilangan atas kepergianmu. Semangatmu, perjuanganmu yang tiada habisnya sangat menginspirasi kita semua. Semoga perjuangannya dapat diteruskan. Semoga amal ibadanya diterima di sisi-Nya. Selamat jalan, Stephanie Foppy. Selamat beristirahat..— sedih “ tulis Adhie Kusuma.

 

 

Editor : Eddie Mutaqin

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge