0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

3 Titik Rawan Longsor Belum Dilengkapi Jalur Evakuasi

dok.timlo.net/nanang rahadian
Tanah longsor di wilayah Karanganyar (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar  — Sejumlah lokasi rawan bencana tanah longsor belum memiliki jalur evakuasi. Sedikitnya ada tiga titik rawan longsor yang belum memiliki jalur evakuasi. Yakni daerah Ganoman, Desa Koripan, Matesih; Kalongan, Desa Gerdu, Karangpandan; dan Sipelem, Desa Balong, Kecamatan Jenawi.

”Di Desa Koripan, jembatan penghubung yang menjadi satu-satunya akses sudah terkena dampak pergerakan tanah. Meskipun masih bisa dilalui, namun jembatan itu bisa roboh sewaktu-waktu,” tutur Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Nugroho, Senin (11/5).

Ditambahkan, lokasi tersebut bisa saja terisolir. Mengingat daerah ini ditetapkan sebagai daerah rawan longsor baru-baru ini. Pihaknya menyiapkan lokasi untuk dibuat jembatan darurat.

”Wilayah Koripan masuk rawan bencana. Kerawanan ditandai dengan adanya retakan tanah yang menimbulkan kerusakan rumah. Meski rawan diharapkan lokasi itu tidak mengalami longsor,” terang Nugroho.

Selain itu, daerah lain yang juga ditetapkan menjadi rawan longsor adalah Gerdu Karangpandan dan Dusun, Sipelem, Desa Balong, Jenawi. Dua lokasi tersebut juga belum dibangun jalur evakuasi.

”Masing-masing daerah ini rawan menimbulkan korban jiwa. Di Gerdu Karangpandan mengancam 28 KK (kepala keluarga). Kemudian Koripan, Matesih mengancam 47 KK, sedangkan di Sipelem ada 6 KK. Di Sipelem ini yang paling rawan karena berada di bawah tebing tinggi dan curam,” terangnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge