0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diduga Dimakan Buaya, Pengungsi Timor Timur Tewas Tercabik

dok.merdeka.com
ilustrasi mayat (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Warga eks Timor-Timur, Felipe de Araujo (55 tahun), ditemukan tewas dengan kondisi bugil di Sungai Manikin, Kelurahan Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Minggu (10/5). Diduga dia meninggal karena diterkam buaya air tawar yang ada di sungai itu.

Kabid Humas Polda NTT, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Agus Susanto mengatakan, pada Sabtu (9/5) malam, Felipe bersama anaknya, Ak Felipe (18 tahun), pergi buat mencari ikan di laut, tak jauh dari tempat tinggal mereka di kamp pengungsi Tuapukan.

“Pada tengah malam, anaknya kembali ke rumah seorang diri melaporkan ayahnya hilang,” tulis Agus melalui pesan singkat kepada wartawan, seperti dilansir dari Antara.

Ak Felipe kemudian bersama keluarganya melaporkan kejadian itu ke polisi. Proses pencarian dilakukan saat itu juga, tapi hasilnya nihil.

Jasad Felipe baru ditemukan oleh warga pada Minggu dalam kondisi telanjang di bantaran Sungai Manikin. Lokasi penemuan mayat itu berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian.

Korban ditemukan pertama kali oleh Stef Tolang (22 tahun), seorang buruh galangan kapal yang hendak mencari batu akik di Sungai Manikin. Stef mengatakan, sekitar pukul 06.30 WITA, dia memang pergi ke sungai buat mencari batu akik. Tetapi dalam perjalanan, dia melihat sesosok tubuh dikiranya orang sedang tidur di pinggir kali, tapi dalam keadaan telanjang.

Stef pun pergi memberitahukan kejadian itu kepada teman-teman di tempat kerjanya. Lantas, dia bersama rekannya mendatangi tempat kejadian dan selanjutnya mereka lapor polisi.

Sementara itu ketika dihubungi secara terpisah, Kepala Polres Kabupaten Kupang, Ajun Komisaris Besar Polisi Michael Ken Lingga mengatakan, saat ditemukan di tubuh korban terdapat luka bekas cabikan di bagian belakang dan perut. Tangan kanannya pun putus.

“Korban sudah dibawa ke rumah sakit dan telah divisum. Saat ini kita masih lakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, di antaranya saksi yang melihat kejadian dan yang menemukan jasad korban tadi pagi,” kata Lingga.

Peristiwa buaya menerkam warga di wilayah tersebut merupakan kasus keenam dalam enam tahun terakhir. Buaya juga sering kedapatan berkeliaran di pesisir pantai wisata Manikin hingga Lasiana, sehingga mengancam keselamatan warga sedang melancong di lokasi itu.

Pada akhir Mei 2013, seorang warga bernama Sam Sem Ledo juga tewas mengenaskan ketika sedang memancing di muara sungai dekat rumahnya di Kelurahan Merdeka, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Keluarga kemudian menemukan kepala lelaki itu di sungai.

Awalnya, warga hanya menemukan keranjang ikan, peralatan memancing dan sandal jepit. Lalu tak lama ditemukan sebuah kepala mengambang di muara sungai. Tak lama kemudian, mereka juga menemukan usus manusia di sungai.

Lingga hanya mengimbau warga setempat untuk lebih berhati-hati lagi agar tidak menjadi korban yang kesekian kalinya.

[ary]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge