0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Putri Solo Ini Kecam Prostitusi Online

timlo.net/daryono
Aksi Putri Solo (timlo.net/daryono)

Solo —  Maraknya praktek prostitusi online yang diungkap kepolisian di beberapa daerah menjadi keprihatinan tersendiri bagi warga Solo. Di Car Free Day (CFD) Jl Slamet Riyadi, Minggu (10/5), putra-putri Solo mengecam praktek prostitusi online.

“Prostitusi online itu bentuk pelecehan terhadap wanita. Seharusnya wanita jadi sosok yang dihargai seperti halnya ibu, bukan dijajakan,” kata Rizky Diaz Anindita, Runner Up Putri Solo 2014, kepada wartawan di sela aksi.

Wanita berusian 20 tahunan ini berharap para wanita bisa menjaga dirinya dari praktek prostitusi. Ia juga meminta pemerintah lebih aktif menangani praktek prostitusi yang berhasil diungkap. Jika tidak ada upaya serius, dikhawatirkan prostitusi online akan semakin meluas.

“Dunia online itu kalau dimanfaatkan dengan baik akan banyak manfaatnya. Kalau digunakan untuk hal lain yang tidak benar ya tentu sangat berbahaya. Pemerintah harus bisa mendeteksi prostitusi online ini,” ujar dia.

Dukungan senada disampaikan Putri Solo 2014, Siska Kusumaningrum. Menurut dia, maraknya prostitusi online didasari tuntutan dan gaya hidup.

“Tuntutan dan kemajuan teknologi menyebabkan prostitusi online semakin marak. Masyarakat harus diberi pemahaman agar tidak mudah terjerumus,” ujar wanita 20 tahun ini.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge