0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pelatih Budi Berharap Persis Tak Bubar

dok.timlo.net/twitter.com
Jersey Persis musim lalu (dok.timlo.net/twitter.com)

Solo – Pengurus serta manajemen PT Persis Solo Saestu tengah mempertimbangkan pembubaran klub berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut dalam waktu dekat. Penyebabnya adalah kompetisi yang tidak jelas sebagai efek dari pembekuan PSSI oleh Menpora.

Dalam kesepakatan antara seluruh tim Divisi Utama di Jakarta kemarin lusa, kompetisi baru tampaknya akan digelar bulan Oktober mendatang. Tentu hal ini sangat memberatkan para tim peserta, terutama dari segi finansial. Setidaknya klub harus menunggu lima bulan kedepan untuk kompetisi.

Padahal hingga detik ini, para kontestan sudah siap karena telah mengikat kontrak pemain. Praktis Persis cukup berat untuk mempertahankan tim hingga lima bulan ke depan.

Kabarnya sejumlah tim seperti PSCS Cilacap atau Persinga Ngawi memilih untuk membubarkan diri meskipun nanti bakal kembali melakukan kontrak ulang pemain. Persis pun tak menutup kemungkinan melakukan hal sama.

Pelatih Persis, Aris Budi Sulistyo pun berharap skuadnya yang ada saat ini tak perlu dibubarkan. Dirinya mengaku sangat menyayangkan timnya dengan kondisi yang lengkap harus bubar.

Aris justru menyarankan agar timnya tetap dipertahankan dengan latihan rutin meskipun sudah tidak ada ikatan kontrak.

“Kami jajaran pelatih dan pemain masih menunggu keputusan manajemen. Sayang kalau bubar, mending tim tetap difasilitasi untuk latihan. Silahkan latihan bebas tak ada paksaan. Pemain boleh ikut boleh tidak. Cara itu lebih bagus dari pada tim ini dibubarkan,” kata Aris Budi, Sabtu (9/5) malam.

“Sekali lagi ini hanya saran saja, eman-eman kalau dibubarkan. Tapi bagamianapun juga semua kewenangan ada di manajemen,” imbuhnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge