0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Etape Ketiga, Chung Wing Leung Terdepan di Tour de Banyuwangi Ijen

dok.merdeka.com
(dok.merdeka.com)

Timlo.net – Internasional Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) telah sampai pada etape ketiga. Pembalap HKSI Pro Cycling Team, Chung Wing Leung finish terdepan dalam waktu 2 jam 27 menit 11 detik. Etape ini berjarak 114,4 km.

Pada posisi kedua diraih teman satu tim Leung, Burr Ho. Sedangkan posisi ketiga direbut oleh pembalap Skydive Dubai Pro Cycling Team Gusev Vladimir. Ketiga pembalap terdepan ini memasuki garis finish dengan waktu yang sama, hanya berbeda sepersekian detik.

Sedangkan pemenang etape ketiga ITdBI 2015, pembalap Singha Infinite Cycling Team Peter Pouly tidak berada jauh dari tiga. Karena dia hanya membuat jarak sekitar 17 detik. Walaupun begitu, secara akumulasi dia berhasil menjadi pemenang ITdBI 2015.

Ini membuktikan pernyataan Pouly yang akan mempertahankan gelarnya sebagai juara ITdBI 2014.

Sebelumnya, pembalap dari Prancis Peter Pouly (Singha Infinite Cycling) menjadi kandidat terkuat juara International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2015 yang hari ini, Sabtu (9/5/2015), memasuki etape keempat atau etape terakhir dengan menempuh jarak 109,5 kilometer dari Taman Bajulmati di kawasan Wongsorejo menuju Taman Blambangan di pusat kota Banyuwangi.

Peter Pouly saat ini masih memimpin klasemen umum (general classification) pembalap setelah kemenangannya dalam etape ketiga kemarin dengan menaklukkan tanjakan Gunung Ijen. Dalam tiga etape sejak Rabu (6/5), Pouly membukukan waktu 11 jam, 16 menit, dan 42 detik. Dia disusul oleh Benjamin Prades Reverter (Spanyol) dari Matrix Power Tag Team dengan selisih 2 menit dan 56 detik.

Di etape pamungkas hari ini, Sabtu (9/5), Peter Pouly hanya perlu finish hdalam rombongan besar untuk mengamankan gelar juara ITdBI. Gelar tersebut bakal membuatnya menjadi pebalap pertama yang back-to-back alias juara berturut-turut di International Tour de Banyuwangi Ijen karena Pouly juga merengkuh gelar juara umum pada tahun lalu.

Peter Pouly mengatakan, dia banyak didukung oleh pebalap lain di timnya. Para pebalap di timnya akan mengawal Pouly sepanjang rute flat.

“Seperti di etape ketiga kemarin, saya dikawal oleh tim agar saya tak perlu banyak mengeluarkan tenaga di rute flat, sehingga bisa optimal di rute tanjakan. Etape keempat relatif flat, sehingga saya akan menjaga ketahanan sampai garis finish. Tanpa dukungan tim, kemenangan tak akan bisa kami raih,” kata Pouly.

Hari ini, Pouly akan mengenakan yellow jersey sebagai tanda pemimpin lomba. Green jersey sebagai tanda raja sprint akan dikenakan Benjamin Prades yang merebutnya dari King Lok Cheung (Hong Kong). Sedangkan red and white jersey, simbol pebalap Indonesia terbaik, dikuasai oleh Dadi Suryadi dari Pegasus Continental Cycling Team.

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge