0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pelanggaran Pembatasan Pemberian Bahan Kampanye Sulit Dibuktikan

(Ilustrasi) Pilkada (dok.merdeka.com)

Sukoharjo – KPU membatasi pemberian barang bahan kampanye oleh calon senilai Rp 50 ribu yang dituangkan dalam draft PKPU. Hal ini dinilai sangat sulit untuk dibuktikan jika nantinya ada pelanggaran melebihi nilai batas maksimal.

“Pasti nanti di dalam pelaksanaannya akan sulit, karena standar Rp 50 ribu itu tidak jelas, bisa saja dihitung melebihi batas sesuai alat bukti yang ada, namun pembuktiannya yang jadi masalah,” kata anggota Panwas Kabupaten Sukoharjo, Muladi Wibowo, Jumat (8/5).

Meskpun kasus sudah dilaporkan lengkap dengan alat buktinya, namun untuk menentukan standar harga beli barang sangat mungkin bisa terjadi perbedaan. Dicontohkan Muladi, dengan membeli barang jumlah banyak, ada toko yang dimungkinkan memberikan diskon cukup tinggi sehingga nilainya tidak lebih dari Rp 50 ribu.

Di dalam draft PKPU tentang pembatatasan pemberian alat peraga kampanye dari pasangan calon diperuntukkan tujuh item barang, yang jika dikonversi senilai Rp 50 ribu. Selebihnya, bahan maupun alat peraga kampanye lain yang lebih besar akan disediakan negara lewat APBD.

“Jadi tetap sebuah pelanggaran pemilu jika diwujudkan uang, karena di dalam UU Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada sudah mengatur pelarangan pemberian uang kepada pemilih,” tandas Muladi Wibowo.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge