0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kisruh KONI Wonogiri, Bupati Siap Diperiksa Kejari

Bupati Wonogiri, Danar Rahmanto (dok.timlo.net/tarmuji)
Wonogiri — Dampak dari kekisruhan yang terjadi pada KONI Wonogiri terkait dana hibah 2014 senilai Rp 750 juta, sejumlah pihak pun terpaksa diperiksa Kejari. Bahkan Bupati Wonogiri Danar Rahmanto kabarnya bakal diperiksa tim penyidik.
Bupati Danar mengaku siap diperiksa jika dirinya mendapatkan surat pemanggilan dari pihak Kejari. “Saya sebagai kepala daerah,saya siap diperiksa Kejari,” ujar Bupati Danar Rahmanto saat ditemui wartawan di Pendapa Rumah Dinas Bupati, Jumat (8/5).
Menurut Danar, dilihat dari sisi administratif, pencairan dana hibah KONI sudah memenuhi prosedural. Bahkan kata Danar, sebelum proses pencairan dana, terlebih dahulu penandatanganan nota kesepahaman, naskah perjanjian hibah daerah (NPHD).”Kalau syarat itu tidak ada, dana hibah KONI tidak akan cair,” katanya.Danar pun menjelaskan, dana hibah itu digunakan untuk pembinaan olahraga. Sedang prosesnya, diawali dengan pengajuan dana hibah dari KONI, selanjutnya diteruskan ke Disbudparpora Wonogiri.

“Saya rasa semua sudah berjalan semestinya. Jika Kejari mengendus adanya dugaan korupsi yang salah pengguna dana, bukan Pemkab,” paparnya.

Sementara itu, disinggung mengenai permintaan sebagai penengah kisruh di tubuh KONI, Bupati menolak. Pasalnya dirinya selaku kepala daerah harus terlebih dahulu melakukan kajian dan koordinasi dengan berbagai pihak.

“Ini kan internal KONI, saya tidak mau muncul masalah baru. Apabila akan menjadi penengah dalam masalah itu, paling tidak harus lebih dahulu tahu sejarah KONI Wonogiri,” tegas Danar.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge