0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

WKO Meluap, Warga Khawatir Jembatan Gantung Terendam

Waduk Kedung Ombo meluap ancam jembatan Bawu, Kemusu (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Warga Bawu, Kemusu, Boyolali mulai khawatir bila jembatan gantung yang menghubungkan dengan kota kecamatan Kemusu terendam luapan Waduk Kedung Ombo (WKO). Hal ini menyusul masih tingginya elevasi air di WKO akibat hujan deras yang menguyur wilayah tersebut.

Jembatan gantung tersebut selama ini merupakan akses terdekat menuju ke Kota Kecamatan Kemusu, terutama bagi perekonomian warga dan anak-anak sekolah. Selain terancam terendam air waduk,warga juga mengkhawatirkan kayu jembatan sudah banyak yang lapuk.

Salah satu warga, Marjono (54), mengungkapkan bila jembatan Bawu teredam banjir, maka warga harus melalui jalur lain yang lebih jauh bila hendak menuju ke Kota Kecamatan. Selain itu, warga juga terpaksa menggunakan perahu untuk menyeberang.

“”Kalau terendam ya harus naik perahu,atau lewat jalur lain yang lumayan jauh,” ungkapnya, Jumat (8/5).

Dijelaskan, jembatan gantung Bawu merupakan bantuan Pemkab Boyolali. Hanya saja, saat itu, kondisi jembatan hanya separuh saja yang terpancang. Setiap musim hujan,jembatan terencam banjir dan memutus akses warga Bawu. Warga kemudian berinisiatif iuran dan bergotong royong untuk menyambung jembatan hingga ke batas desa Bawu. Warga juga membuat tanggul cor tambahan.

“Lumayan kalau hujan tidak terputus,tapi kalau banjir, jembatan terendam juga,” ujar warga lain, Semi.

Sementara itu aliran Sungai Serang yang mengalir di sepanjang jembatan Bawu saat ini sudah meluap dan menggenangi areal pertanian sekitarnya. Sememtara jarak badan jembatan dengan air masih satu meter. Namun di sisi barat jembatan, jarak air tinggal setengah meter saja.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge