0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ibunda Myuran Sukumaran Tulis Surat Terbuka

Raji Sukumaran (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Ibunda terpidana mati Myuran Sukumaran, Raji Sukumaran, menulis surat terbuka. Ia kecewa Presiden RI, Joko Widodo, menolak pengajuan grasi anaknya.

Raji mengatakan putranya sudah berubah setelah dipenjara 10 tahun. Wanita ini menganggap pertobatan putranya diabaikan semena-mena oleh Jokowi.

Dalam surat yang dilansir Sydney Morning Herald, Kamis (7/5) itu, Raji marah pada Jokowi karena putranya sudah mengakui kesalahannya. Jelang eksekusi, Myuran mengajar seni kepada sesama narapidana di Lapas Kerobokan, Denpasar, Bali.

“Anak saya sudah meminta maaf berkali-kali kepada rakyat dan negara anda. Anak saya tak sekalipun minta dibebaskan karena telah menjalani rehabilitasi. Dia hanya memohon agar tidak dieksekusi. Apakah terlalu berat bagi anda untuk membiarkannya hidup di dalam penjara?” tulis Raji.

Lebih dari itu, Raji menyatakan pemerintah Indonesia sengaja membuat Myuran dan Andrew Chan – pimpinan Bali Nine – stres ketika dipindah dari Bali ke Lapas Nusakambangan. Dia menganggap Jokowi mendukung penyiksaan mental terpidana mati.

Wanita imigran dari etnis Tamil, Sri Lanka ini lalu mengutuk Jokowi. Jika memang presiden RI begitu tegas tanpa cela, sehingga merasa berhak mencabut nyawa orang lain, Raji mendoakan keluarga Jokowi selamanya tak pernah melanggar hukum.

“Saya berharap anak-anak, cucu, para keponakan anda tak pernah berbuat kesalahan. Tolong ingat-ingatlah ketika mereka merencanakan masa depan, dan nyatanya dia dieksekusi. Bayangkan bila itu terjadi pada anak anda,” tulisnya.

Myuran, menurut sang ibu, telah memaafkan pemerintah Indonesia sampai akhir hayatnya. Tapi dia mengaku tidak bisa memaafkan Jokowi. Apalagi RI-1 dianggap pengecut karena tidak mau menemui keluarga terpidana mati gelombang pertama maupun kedua.

“Anda sampai akhir tidak punya nyali berbicara dengan kami.”

Duo Bali Nine rencananya dimakamkan di Kota Sydney akhir pekan ini. Jenazah penyelundup narkoba 8,2 kilogram dari Bali menuju Australia itu telah tiba di rumah duka masing-masing.

[ard]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge