0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DKK Solo Kekurangan 300 Tenaga Kesehatan

Kepala DKK Solo, dr Siti Wahyuningsih (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo menyambut gembira rencana pemerintah kota (Pemkot) Solo untuk mengajukan penambahan calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Hal itu lantaran Solo masih kekurangan tenaga kesehatan, terutama perawat, analis dan dokter.

“Ya saya senang sekali mendengar rencana ini, karena di Solo kan masih kurang tenaga teknis kesehatan, seperti perawat, dokter dan analis,” ungkap Kepala DKK Solo, Siti Wahyuningsih, Rabu (6/5).

Siti menyatakan, kekurangan tenaga kesehatan itu mencapai jumlah 300 pegawai. Selama ini, lanjut Siti, kekurangan jumlah tenaga tersebut ditutup dengan mengadakan double job bagi tenaga PNS kesehatan yang ada sekarang.

“Jadi setiap dokter yang ada di Puskesmas itu setiap hari harus melayani ratusan pasien, padahal idealnya satu dokter hanya melayani lima puluh pasien setiap harinya. Belum lagi, dokter itu juga harus melakukan tugas
lain yakni pemberkasan administrasi untuk tiap-tiap puskesmas, dan banyak tugas lainnya,” katanya.

Siti juga mengungkapkan, selama ini dirinya berupaya maksimal untuk membagi jumlah tenaga yang terbatas ke sejumlah Puskesmas dan rumah sakit. Terkadang, kata Siti, kekurangan tenaga PNS itulah yang membuat pelayanan
tidak bisa dioptimalkan.

“Mau bagaimana lagi, wong orangnya ya cuma segitu. Kalau Pemkot mau meminta penambahan ya saya seneng. Semoga tenaga kesehatan saya bisa bertambah, pelayanan bagi masyarakat bisa lebih baik,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge