0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bayi Hubungan Gelap Dihanyutkan ke Sungai

dok.merdeka.com
ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Seorang ibu muda, Diana Novitasari (19), nekat membunuh bayi hasil hubungan gelapnya. Perempuan yang tengah mengurus proses perceraiannya itu terpaksa menghanyutkan bayinya lantaran pria idaman hati tak mau bertanggung jawab.

Selama ini, warga Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang ini berhasil menyembunyikan kehamilannya dengan rapi sampai akhirnya melahirkan bayinya pada Minggu (3/5). Saat merasa perutnya mulas, dia pergi ke sungai belakang rumah dengan membawa gunting.

Di tempat itu, dirinya menjalani persalinan mandiri tanpa bantuan orang lain. Gunting yang sudah dipersiapkan digunakan untuk memotong tali pusarnya. Namun karena takut ada yang mengetahui, bayi laki-laki itupun dihanyutkan ke sungai dalam kondisi hidup-hidup.

“Saat lahir (bayinya) menangis. Kemudian saya gendong, saya ciumi. Tapi karena takut saya hanyutkan ke sungai,” kata Diana, Rabu (6/5).

Diana sendiri sebenarnya sudah bersuami dan dikaruniai anak laki-laki yang berusia 18 bulan. Kini pernikahannya sedang dalam proses perceraian. Mereka bercerai karena suaminya tidak mau diajak tinggal di rumah orang tua Diana.

Sekitar Agustus 2014, Diana dipertemukan dengan Yudio di rumah kakaknya. Dia sebenarnya sudah mengetahui kalau Yudio sudah beristri dan memiliki anak. Namun janji Yudio yang akan menikah, membuat hatinya takluk.

Keduanya pun menjalin hubungan diam-diam. Hubungan badan sebanyak tiga kalipun dilakukan dengan menyewa penginapan.

Sekitar September, keduanya mengetahui kalau Diana sedang hamil. Namun Yudio ingkar dengan janjinya dan menolak bertanggung jawab.

Aib Diana terbongkar saat warga Sumberbening, menemukan bayi laki-laki di sungai. Kondisi bayi sudah membusuk dengan tubuh membengkak. Warga mencari-cari perempuan yang sedang hamil, termasuk melirik Diana yang selama ini dicurigai. Polisi kemudian mengamankannya.

Diana dijerat dengan pasal berlapis yakni pasal 341 KUHP tentang kesengajaan menghilangkan nyawa anak di dalam kandungan. Selain itu juga dijerat dengan pasal 342 karena takut ketahuan sehingga sehingga menghilangkan jiwa anaknya saat melahirkan.

“Ancamannya untuk pasal 341 itu 7 tahun, sedangkan pasal 342 sebanyak 9 tahun penjara,” kata Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat.

Sementara pria yang menghamili Diana sementara hanya dijadikan saksi. Namun polisi masih mempelajari tentang peran yang bersangkutan, termasuk jika ada kemungkinan laporan perzinaan dari istrinya.

[ren]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge