0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rawan Kebanjiran

Dewan Usulkan SMPN 23 Solo Direlokasi

SMPN 23 Solo sempat kebanjiran (dok.timlo.net/gg)

Solo — Banjir yang melanda kawasan Solo utara beberapa waktu lalu menimbulkan kerugian berarti bagi beberapa sekolah. Lantaran kerugian itu, kalangan DPRD mengusulkan salah satu sekolah di Solo utara direlokasi.

Ketua Komisi IV DPRD Solo, Hartanti menyebut di SMPN 23 Solo misalnya, kerugian sekolah akibat banjir cukup banyak. Diantaranya 35 komputer, 6 laptop, 4 printer, 2 kamera, 1 handicam, 15 stavol, 2 amplifier, 1 equaliser, 1 power suplay, 1 speaker, 2 monitor gitar dan bas, 2 speaker buang, 65 meja kursi karyawan/guru dan 2 almari. Semua barang mengalami kerusakan berat dan sudah tidak bisa dipakai.

“Tidak hanya itu. Di SMKN 9 Solo, 80 komputer rusak, SMPN 17 Soolo, 2 lab komputer rusak,” katanya kepada wartawan, Kamis (7/5).

Hartanti mengungkapkan, kerusakan di SMPN 23 bakal diajukan penggantiannya di APBD Perubahan 2015. Pihak sekolah sudah mengajukan usulan penggantian ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora).

Sekretaris Komisi IV DPRD Solo, Asih Sunjoto Putro mengatakan selain beberapa SMP, kerusakan akibat banjir juga menimpa SD Banyuanyar 1,2 dan 3. Kantor Kecamatan Banjarsari dan Puskesmas Banyuanyar juga terkena dampak banjir.

“Total seluruh kerugian kira-kira Rp 1 miliar ada. Alat-alat kesehatan di Puskesmas kan harganya mahal,” katanya.

Lantaran kemungkinan banjir bakal terjadi lagi di tahun-tahun mendatang, Asih mengusulkan agar SMPN 23 Solo yang lokasinya rendah agar dipindah. Jika tidak dipindah, bangunan SMP tersebut harus ditinggikan setidaknya untuk satu meter.

“Dipindah ke daerah yang lebih tinggi, mungkin daerah selatan yang tinggi,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge