0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Triwulan Pertama, Pertumbuhan Kredit PHR Terendah

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Ismet Inono (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo – Penyaluran kredit perbankan terhadap sektor perdagangan, hotel dan restoran (PHR) pada triwulan pertama 2015 nampaknya kurang begitu memuaskan. Pasalnya dari Januari sampai dengan Maret hanya tumbuh sebesar 14,48 persen secara year on year (YOY) atau terendah selama dua tahun terakhir.

“Hal itu karena banyak faktor yang mempengaruhi dan salah satunya adalah dampak dari  menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar sehingga banyak pelaku usaha yang wait and see,” ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Solo Ismet Inono kepada wartawan, Rabu (6/5).

Ia menuturkan, perlambatan terbesar terjadi pada subsektor perdagangan besar dan eceran dengan pertumbuhan hanya sebesar 10,34 persen secara YOY.

“Selain faktor nilai tukar rupiah penurunan juga diindikasikan atas dampak dari turunya aktivitas perdagangan paska terbakarnya Pasar Klewer pada akhir tahun lalu,” jelasnya.

Menurutnya terbakarnya Pasar Klewer tak hanya berdampak pada perlambatan penyaluran kredit sektor PHR. Tapi juga pada penjualan contact liaison karena beberapa konsumen yang merupakan supplier di pasar tersebut terpaksa membatalkan pembelianya karena usaha mereka belum pulih kembali.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge