0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jenis Makanan Ini Bisa Sebabkan Kita Kecanduan

daftar makanan paling adiktif.
Daftar makanan paling adiktif. (Dok: Timlo.net/ Men's Health.)

Timlo.net—Pernahkah Anda merasa bahwa Anda kecanduan pizza. Bisa jadi Anda benar. Sebuah penelitian baru dari University of Michigan menyimpulkan beberapa makanan memang lebih adiktif dibandingkan makanan lain.

Para peneliti mensurvei masyarakat tentang makanan yang mereka anggap adiktif. Makanan yang membuat kita tidak cukup puas hanya makan satu porsi atau satu potong saja. Daftar makanan ini biasanya memiliki dua hal yang sama: kandungan lemak dan glikemik yang tinggi. Dengan kata lain, makanan ini membuat gula darah naik dengan cepat setelah dimakan. Makanan dengan kandungan glikemik yang tinggi, juga kaya akan gula dan karbohidrat olahan.

Jenis makanan yang addiktif di antaranya adalah pizza, coklat, cemilan goreng, cookie, es krim, soda, french fries, burger keju, kue dan keju.

Sementara itu, dalam penelitian itu,  makanan yang tidak adiktif di antaranya adalah mentimun, wortel, buncis, apel, beras merah, brokoli, pisang, salmon, jagung (tanpa perasa), dan strawberry.

“Kami menemukan orang yang mengalami gejala kecanduan makanan, berkata bahwa mereka suka makan makanan yang ternyata tinggi glikemik, di mana karbohidrat olahan masuk ke sistem tubuhd dengan cepat,” kata pemimpin penelitian Erica Schulte, seorang mahasiswa doktoral.

“Mungkin orang yang makan makanan adiktif merasa naiknya gula darah membuat mereka puas dibandingkan makan makanan lain,” tambahnya.

Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa makan makanan manis mengaktifkan bagian otak yang memproses penghargaan. Lemak juga memperburuk masalah ini. Peneliti menunjukkan makan lemak mengaktifkan bagian otak yang terkait dengan perasa dan sentuhan. Mungkin makanan berlemak dan berminyak terasa enak di mulut. “Mungkin kombinasi rasa puas saat gula darah naik, dan rasa senang saat mengunyah lemak membuat makanan menjadi adiktif,” kata Schulte.

Sumber: Men’s Health.

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge