0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penyaluran Kredit PHR Melambat

dok.timlo.net/tyo eka
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo, Ismet Inono (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Penyaluran kredit perbankan terhadap sektor perdagangan, hotel dan restoran (PHR) sampai dengan Maret 2015 hanya tumbuh sebesar 14,48% year on year (yoy).

“Terendah selama dua tahun terakhir,” jelas Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo, Ismet Inono kepada wartawan, di Gedung BI Solo, Rabu (6/5).

Perlambatan terbesar, kata Ismet, terjadi pada subsektor perdagangan besar dan eceran, dengan pertumbuhan hanya sebesar 10,34% yoy. Hal ini diindikasikan sebagai dampak dari turunnya aktivitas perdagangan pasca terbakarnya Pasar Klewer pada akhir tahun 2014.

Selain berdampak pada perlambatan penyaluran kredit sektor PHR, terbakarnya Pasar Klewer juga berdampak pada penjualan contact liaison karena beberapa konsumen yang merupakan supplier di Pasar Klewer terpaksa membatalkan pembeliannya karena usaha mereka belum pulih kembali.

Secara rata-rata suku bunga kredit sedikit meningkat bila dibandingkan empat bulan sebelumnya.

“Dimana pada bulan Maret 2015 tercatat sebesar 13,06%,” ungkap Ismet Inono.

Tercatat suku bunga kredit modal kerja dan investasi, menurut Ismet, mengalami sedikit peningkatan sedangkan kredit konsumsi sedikit menurun.

Sementara itu, secara rata-rata tertimbang, menurut Ismet, suku bunga simpanan pada Maret 2015 sedikit menurun dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu sebesar 3,88%.

Suku bunga giro sedikit meningkat 2,53%. Sedangkan suku bunga tabungan 1,74%, dan deposito 7,15% sedikit menurun dibandingkan bulan sebelumnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge