0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sebelum Dibunuh, Yulita Sempat “Layani” Nanang

dok.timlo.net/achmad khalik
Kapolresta Solo, Kombes Pol Ahmad Luthfi didamping Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Danu Pamungkas Totok (kanan) saat rilis kasus pembunuhan di Mapolresta Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)
Solo — Pertemuan korban, Yuliati Wulandari alias Yulita (33) janda asal Ganggang, Gadingan, Mojolaban, Sukoharjo dengan tersangka, Nanang Aryanto (21) berawal dari jejaring sosial facebook. Tersangka Nanang yang merupakan warga Sungkruk, Toroh, Grobogan, menggunakan nama samaran “Omireihan” dan mengajak korban untuk bertemu setelah kenal selama dua minggu.
“Korban dan tersangka kenal melalui jejaring sosial facebook,” kata Kapolresta Solo Kombespol Ahmad Luthfi, Rabu (6/5) siang.

Tersangka, kata Kapolresta, mengajak bertemu korban di kawasan Terminal Tirtonadi Solo. Tersangka berangkat dari Purwodadi dan sampai ke Terminal Tirtonadi pada Senin (6/5) sekitar pukul 11.00 WIB. Korban menjemput tersangka dan sempat berputar-putar di area Solo. Hingga akhirnya, keduanya check in di Hotel Setya Kawan di Jl Tarakan, Kestalan, Banjarsari, Solo sekitar pukul 16.00 WIB.

“Keduanya telah sepakat kopi darat, setelah sebelumnya kenalan di jejaring sosial,” kata Kapolresta.

Di dalam hotel, lanjut Kapolresta, keduanya melakukan hubungan badan sebanyak satu kali. Usai berhubungan, keduanya sempat ngobrol. Waktu itulah, handphone korban berdering dan diangkat oleh korban dengan kata-kata mesra.

“Tersangka ini ingin serius membina hubungan, tapi korban waktu itu mengangkat telepon dengan kata-kata mesra,” jelasnya.

Hingga akhirnya, tersangka yang terbakar api cemburu berniat untuk membunuh korban. Tersangka menyuruh korban untuk memejamkan mata dengan dalih ingin memberi kejutan. Namun, bukan kejutan yang membahagiakan, tersangka malah menusuk tubuh korban dengan menggunakan pisau lipat berkali-kali. Tak hanya itu, tersangka juga sempat melilit leher tersangka dengan menggunakan sprei hotel.

“Waktu terjadi aksi pembunuhan, pengelola hotel dan tamu sempat mendengar suara gaduh. Tapi mereka dikelabui tersangka, bahwa itu urusan rumah tangganya,” jelas Kapolresta.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge