0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

MAKI Duga Lelang Alkes RSUD Wonogiri Tidak Fair

dok.timlo.net/red
RSUD dr Soediran Mangun Sumarso Wonogiri (dok.timlo.net/red)

Wonogiri — Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menduga lelang alat kesehatan (Alkes) RSUD Sudiran Mangun Sumarso Wonogiri tidak fair dan tak obyektif. Pengadaan Alkes ini disebut senilai Rp 15 miliar bersumber dana dari APBD Propinsi Jawa Tengah 2015.

“Berdasarkan informasi masyarakat, panitia lelang diduga sengaja akan memenangkan calon peserta lelang tertentu dengan cara menghubungi perusahaan penyedia barang, sehingga hanya calon peserta tertentu tadilah (pesanan Panitia Lelang) yang dapat mengakses berkait spesifikasi dan harga barang tersebut, sekaligus mendapatkan surat dukungan,” ungkap Boyamin Saiman, Selasa (5/5).

Berdasarkan rilis yang diterima wartawan, MAKI telah melayangkan surat desakan itu kepada pihak Kepala Unit Lelang Pengadaan(ULP) Wonogiri, RSUD SMS Wonogiri, Kejari Wonogiri, sekaligus tembusan ke BPK RI pada Kamis (30/4). Dia juga mengatakan, batas penawaran akhir lelang pengadaan Alkes tersebut tertanggal 24 April kemarin.

“Panitia lelang sebaiknya sesuai prosedur yang berlaku, fair dan obyektif, tidak melakukan kecurangan dengan memenangkan perusahaan tertentu,” tegasnya.

Boyamin menambahkan, jika dugaan tersebut benar, maka sudah pasti terjadi dugaan tindak pidana korupsi. “Yaitu suap kepada panitia lelang dan atau dengan cara pembagian fee perusahaan pemenang lelang kepada panitia lelang, dimana jelas dan nyata akan merugikan keuangan negara, karena dibiayai oleh APBD Provinsi Jawa Tengah,” tambahnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge