0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perkiraan Menteri yang Direshuffle

merdeka.com
Kabinet Kerja (merdeka.com)

Timlo.net — Isu reshuffle Kabinet Jokowi berhembus cukup kuat di kalangan sekitar istana. Sejumlah menteri dikabarkan kena gelombang reshuffle.

“Ya karena banyak perlu peningkatan kinerja tentu dibutuhkan orang-orang yang sesuai dengan kemampuannya,” kata Wakil Presiden Jusuf Kalla, Senin (4/5) kemarin.

Menurut pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI) Ari Junaedi, reshuffle sangat diperlukan. Enam bulan usia Kabinet Kerja adalah sudah cukup bagi Jokowi-JK untuk menilai layak tidaknya personel kabinet yang dipertahankan atau tidak.

Dia mengatakan, akan terlalu lama dan sangat berisiko politik tinggi jika Jokowi tetap membiarkan komposisi kabinet tetap seperti ini.

“Yang sangat mencolok adalah ketidakmampuan menteri-menteri di bidang ekonomi yang tidak mampu memenuhi harapan rakyat. Harga-harga kebutuhan pokok sekarang ini sudah sangat sulit dijangkau masyarakat. Belum lagi, sektor finansial yang cukup memprihatinkan membuat rupiah lemas terkulai dibandingkan mata uang asing lainnya,” kata pengajar mata kuliah Humas Politik di Program Sarjana UI ini.

“Di mana hasil kerja Menko Ekonomi Sofyan Djalil dan Menteri BUMN Rini Soemarno?” imbuhnya.

Selain itu, kemampuan manajerial Menko Polkam dan insting intelijen Kepala BIN juga patut dipertanyakan. Kemampuan membaca situasi politik pasca Pilpres serta ketegangan hubungan Polri dengan KPK dari Menko Polkam dan Kepala BIN harusnya diberikan kepada Jokowi dengan analisis yang tepat.

“Saatnya Pak Tedjo Edi diganti dengan sosok lain yang tepat menjadi Menko Polkam. Demikian juga Marciano Norman sebagai satu-satunya pejabat eks rezim yang lama, kenapa juga masih dipertahankan Jokowi sebagai Kepala BIN. Apa enggak ada calon lain? Jadi menurut saya, Jokowi harus cepat melakukan reshuffle sebelum rakyat menuntut Jokowi mundur,” jelas Ari.

[has]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge