0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bekas Dua Kantor Untuk Pengembangan SMPN 1 Boyolali

Salah satu sekolah di Boyolali (timlo.net/nanin)

Boyolali – Dua bekas kantor milik Pemkab Boyolali akan digunakan pengembangan gedung SMP Negeri 1 Boyolali. Gedung tersebut adalah bekas kantor DPRD yang dikini menjadi kantor DPU-ESDM, dan BKD Boyolali. Rencana ini akan direalisasikan tahun depan dengan menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK).

”Rencana pengembangan sekolah akan difokuskan pada perluasan sarana laboratorium dan lapangan olah raga. Ruang laboratorium SMP 1 posisinya berhimpitan dengan bekas gedung BKD. Laboratorium akan digabung dengan bekas gedung BKD,” ungkap Bupati Boyolali, Seno Samudro, didampingi tim dari DPU ESDM, Senin (4/5).

Ditambahkan, adanya penggabungan ini, halaman sekolah akan lebih luas. Bahkan wajah sekolah akan dibalik. Dari mengahadap jalan Merapi menjadi menghadap jalan Merbabu. Rencana ini juga mengatasi masalah parkir kendaraan roda empat milik para guru.

Nantinya, lanjut bupati, pengajar yang membawa mobil ke sekolah bisa memanfaatkan luasnya area bekas gedung BKD dan DPRD. Karena selama ini, mobil dilarang parkir di jalan Merapi. Belum lagi dengan adanya pengembangan jalan simpang lima yang berpotensi menambah traffic di jalan Merapi.

Kepala Sekolah, Sudibyo mengatakan, saat ini luas SMP 1 Boyolali hanya berkisar 4.000 meter persegi hingga 6.000 meter persegi. Luas bekas Kantor BKD kira-kira 8.000 meter persegi. Bekas BKD sendiri sangat luas karena dulunya bekas rumah sakit.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge