0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

UN SMP, Siswa Tuna Netra Tak Disediakan Soal Braille

(Ilustrasi) Naskah soal Ujian Nasional (dok.timlo.net/ist)

Solo — Meski ada peserta ujian nasional (UN) tahun 2015 jenjang SMP berkebutuhan khusus seperti low vision dan tuna netra, namun panitia tidak menyediakan naskah berhuruf braille.

“Tahun 2015 ini, panitia memang tidak menyediakan naskah berhuruf braille,” jelas Ketua Panitia UN 2015 Kota Solo, Aryo Widyandoko kepada Timlo.net, di Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) kota Solo, Senin (4/5).

Aryo mengatakan, mereka yang berkebutuhan khusus seperti itu ingin didampingi guru pendamping khusus (GPK). Sehingga suasana ruang ujian yang biasanya tenang dan hening, terdengar saling bersahut-sahutan ketika membacakan naskah soal ujian.

Kondisi itu tidak sampai membuyarkan konsentrasi siswa berkebutuhan khusus itu dalam mengerjakan soal-soal ujian. Mereka tetap mampu mengerjakan soal-soal yang diujikan dengan baik.

“Tentu saja mereka mengerjakan ujian di ruang tersendiri,” ujarnya.

Seperti yang terjadi satu ruang kelas di SMP Modern Islamic School (MIS) Solo. Di antaranya peserta tuna netra, yakni Nanang Setiawan dan Wachid Nur Hidayat. Sementara tiga orang lainnya adalah siswa low vision, yaitu Annisa Devi Niasari, Aldia Fantika, dan Anang Riky Nur Saputro.

“Selama ini kami mengetrapkan Program JOS.  Anak-anak menggunakan laptop atau ponsel untuk memindahkan materi pelajaran dari tulisan menjadi suara. Sehingga saat ujian seperti ini yang digunakan adalah naskah soal dengan huruf awas atau huruf biasa,” jelas Kepala SMP MIS Solo, Muhammad Ali Darokah.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge