0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Solo Gagal Buat Masterplan Drainase Tahun Ini

Seorang warga di tengah banjir dikawasan Kampung Bratan RT 01/ RW 9 Kelurahan Pajang, Laweyan, Solo (timlo.net/khalik)

Solo — Sebagai kota dengan potensi banjir yang tinggi, Solo ternyata belum memiliki masterplan drainase. Usulan pembuatan masterplain drainase tahun ini gagal terealisir lantaran anggaran dari APBN dibatalkan.

Hal itu terungkap dalam Rapat Kerja Komisi II DPRD Solo dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Solo, Senin (4/5) di gedung dewan.

“2015 awal, ada informasi Solo mendapat anggaran dari APBN untuk pembuatan masterplan drainase. Ternyata (anggaran) itu didelete kembali,” kata Kepala Bidang Drainase DPU Solo, Arif Nurhadi.

Dengan dibatalkannya anggaran pembuatan masterplan drainase dari APBN, Arif berharap APBD Solo 2016 bisa mengalokasikan anggaran pembuatan masterplan. Kebutuhan anggarannya diperkirakan sekitar Rp 2,5-3 miliar.

“Kalau dialokasikan di APBD Perubahan 2015 tidak akan maksimal. Studi masterplan ini minimal butuh 6 bulan. Kurang dari itu jadinya asal-asalan,” terang dia.

Arif menambahkan, usulan pembuatan masterplan drainase sudah diusulkan sejak 2012. Namun, hingga kini, usulan anggaran yang disampaikan selalu kandas.

Kepala DPU Solo, Endah Sitaresmi mengatakan masterplan drainase yang dipunyai Solo hanya masterplan drainase Solo utara. Masterplan itu pun sudah lama dibuat yakni sekitar tahun 2004.

“Itu pun kayaknya terlalu makro. Drainase itu kan harus menyeluruh dan detail. Tidak bisa sektoral,” kata dia.

Sekretaris Komisi II DPRD Solo Supriyanto mengungkapkan masterplan drainase mendesak dibuat. Tidak adanya masterplain membuat pengerjaan drainase oleh masyarakat semaunya sendiri dan tidak terintegrasi dengan rencana Pemkot.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge